
Ilistrasi
JawaPos.com - Entah setan apa yang merasuki pikiran SL (38). Lelaki yang diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun di taman sekitar kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Kutai Timur (Kutim) tersebut, nekat mencabuli rekan kerjanya sendiri, berinisial PL (37), Selasa (17/1) pukul 22.00 Wita.
Perbuatan biadap tersebut dilakukan pelaku di toilet, atau WC Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim. Atas ulahnya, pelaku kini harus berurusan dengan kepolisian setelah dibekuk Unit Opsnal Satreskrim Polres Kutim, pasca mendapatkan laporan korban, malam itu juga.
“Kasus tersebut dilaporkan tadi malam (Kemarin, Red.) oleh korban sendiri ke petugas piket,” kata Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena didampingi, Rabu (18/1) kemarin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik, lanjut dia, pelaku telah mengakui perbuatannya. Namun untuk secara terperincinya kasus ini masih menunggu laporan dari penyidik, untuk selanjutnya mendapatkan penangganan dari unit PPA.
“Baik pelaku dan korban mengatakan, kejadiannya di Satpol PP Kutim, dilakukan di dalam WC. Korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku, kemudian langsung melaporkan kasusnya. Setelah itu, anggota langsung mengamankan pelaku,” jelasnya.
Dirinya menyebut, saat pristiwa terjadi para petugas Satpol PP Kutim sedang tidak berada di tempat. Kendati demikian, niat pelaku untuk memperkosa korban batal dilakukannya setelah korban mengancam akan berteriak. Karena mendapatkan ancaman itu, pelaku akhirnya melepaskan korban.
“Korban nggak sempat diperkosa, hanya dicabuli, diraba-raba payudara dan kemaluannya. Baik pelaku dan korban adalah warga Sangatta, dan bekerja sebagai tukang kebun taman di kantor Pemerintah Kutim,” ungkapnya.
Sampai dengan kemarin, pelaku telah ditahan di Mapolres Kutim dan masih menjalani pemeriksaan dari penyidik. Disinggung apakah pelaku telah beristri, Aiptu Sirait mengaku belum mengetahuinnya. Begitu juga dengan status korban, serta kronologis lengkap kasusnya.
“Yang jelas, pelaku sudah diamankan. Sementara korban sudah kembali ke rumahnya. Dan untuk laporan awalnya masih di petugas piket dan sedang diperiksa penyidik, setelah itu baru akan dilimpahkan ke unit PPA,” katanya. (drh/fab/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
