
Pernikahan anjing Jojo dan Luna dengan adat Jawa super mewah.
JawaPos.com- Dinas Kebudayaan (Disbud) atau Kundha Kabudayan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) melayangkan pernyataan sikap tidak setuju atas pernikahan anjing yang viral pakai adat Jawa. Dinas Kebudayaan DIJ sangat menyayangkan digelarnya atas terselenggaranya kegiatan pernikahan anjing 'The Royal Wedding Jojo dan Luna' itu.
Pernyataan sikap ini dilayangkan oleh Disbud DIY pada akun Instagram resminya @dinaskebudayaandiy dikutip JawaPos.com, Kamis (12/7).
"Sangat menyayangkan dan menyatakan ketidaksetujuan atas terselenggaranya kegiatan The Royal Wedding Jojo dan Luna, yang terpublikasi secara viral pada media sosial," demikian pernyataan Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi dalam postingan akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan DIY
Untuk diketahui, baru-baru ini viral pernikahan anjing Alaskan Malamute yang bernama Jojo dan Luna digelar mewah dengan tema adat Jawa. Video yang viral itu diunggah @jacko.jackie.joyful.jojo pada akun Instagram saat menggelar pernikahan dua anjing tersebut di Hyde Park Pantai Indah Kapuk pada Jumat (14/7).
Anjing bernama Jojo dan Luna dinikahkan dengan adat Jawa, didampingi pagar ayu yang lengkap menggunakan kebaya, kain batik, dan rambut disanggul. Pagar bagus menggunakan beskap khas Jawa, kain batik, dan blangkon saat prosesi adat.
Menurutnya, upacara adat adalah tradisi yang menghargai dan memuliakan alam beserta isinya termasuk didalamnya binatang. Bahkan terdapat juga keberadaan upacara adat atau tradisi menghargai binatang.
Dinas Kebudayaan DIJ juga mengingatkan agar manusia harus berbudaya untuk memahami dan menerapkan ekosistem kebudayaan sesuai kodrat alamiahnya.
Selain itu, manusia juga harus melestarikan warisan tradisi luhur dengan bijaksana dan ditempatkan sebagaimana budaya memberikan nilai ajaran moral yang baik.
Berikut pernyataan sikap Dinas Kebudayaan DIY soal pernikahan anjing tersebut, dikutip dari postingan akun Instagram @dinaskebudayaandiy:
Pernyataan sikap:
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta selaku instansi yang memiliki fungsi dan tugas dalam Pemeliharaan & Pengembangan Kebudayaan, SANGAT MENYAYANGKAN dan MENYATAKAN KETIDAKSETUJUAN atas terselenggaranya kegiatan The Royal Wedding Jojo dan Luna, yang terpublikasi secara viral pada media sosial.
Upacara adat pernikahan, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta dan tradisi Jawa pada umumnya, baik prosesi adatnya maupun nilai/marwahnya telah dilindungi secara hukum oleh negara melalui UURI Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Perda Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Kebudayaan. Obyek kebudayaan yang disebut dengan Upacara Daur Hidup: Tatacara Palakrama telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2017 dengan nomor sertifikat 60073/MPK.E/KB/2017. Selain itu, di dalam prosesinya, secara khusus Busana Mataraman Yogyakarta sebagai karya budaya juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2020 dengan nomor Sertifikat 12945/MPK.F/KB/2020.
Sehubungan dengan hal tersebut adalah sudah menjadi kewajiban Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan aksi pelestarian fisik dan nilainya, ketika terjadi penyimpangan yang berakibat pada terdegradasi dan terdistorsinya nilai dan marwah upacara daur hidup tersebut. Untuk itu, kami berupaya kejadian tersebut tidak akan terulang.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
