
Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor.
JawaPos.com – Kantor Imigrasi Kelas II Bogor menggerebek "Desa Tiongkok" kecil di kawasan perbukitan tambang Emas dan Galena, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di sana, petugas menumukan para tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok. Saat penggerebekan banyak dari mereka yang kabur.
Juru bicara TKA Tiongkok dari PT BCMG Tani Berkah, Fredi (50) mengaku bahwa keberadaan para TKA itu masih baru dengan bidang pekerjaan yang berbeda.
“Rata–rata empat sampai lima bulan. Ada yang menjadi survei, ahli geologi, kontraktor dan penambang. Untuk perempuan biasanya mereka jadi juru masak,” kata dia kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Dia juga menyebut barang tambang di lokasi ini selanjutnya akan diekspor ke Tiongkok. Sebagai informasi, PT BCMG milik Mr Chan asal Tiongkok sudah mengantongi izin dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemkab Bogor, sejak 14 Juni 2010.
Masa berlaku izin tambang itu sampai 2020 dengan luas 102,90 Hektare. Sementara komoditas tambang ini mineral logam. Sementara itu, Camat Cigudeg Acep Sajidin yang termasuk dalam tim pengawasan orang asing (Pora) mengaku sudah memantau dan mengumpulkan data WNA yang diduga bekerja di perusahaan tambang tersebut.
Meskipun sudah ada yang ditangkap, namun pihaknya terus berkoordinasi dengan aparatur desa setempat, agar keberadaan WNA tetap diawasi.
Sebelumnya, keberadaan TKA Tiongkok ini tidak tercium keluar karena lokasi tambang yang berada di tengah hutan. Herman menduga dari penggerebekan kali ini dapat dikembangkan untuk menjaring TKA ilegal lainnya. Data yang dihimpun, petugas juga mengamankan Che Linpui, pimpinan PT Sinomine Resource Indonesia.
Saat diamankan, dia bersama enam orang yang diklaim sebagai ahli geologi pertambangan asal Tiongkok. Di antaranya bernama Li Weng Guang (35), Tao Zhi Guang (55), Yang Sheng Hang (25), Zhang He Ping (49), Jiang Xiao Shan (37), Hu Guoqiang (47).
Seluruh TKA yang berhasil dijaring kemudian diamankan ke Kantor Imigrasi Kelas II Bogor, di bilangan Ahmad Yani, Kota Bogor. (pj/nal/don/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
