Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2017 | 00.15 WIB

Astaga! Benda di Sungai yang Dikerubungi Biawak Itu Ternyata...

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com -  Warga di sekitar Kuala Pasar Bengkulu dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran suangai Air Bengkulu, tepatnya dibawah jembatan Pasar Bengkulu Jalan Bencoolen Street Kota Bengkulu.


Mayat dalam keadaan mengapung tertelungkup tersebut pertama kali ditemukan oleh Yadi (37) warga sekitar ketika sedang melintas di jembatan Pasar Bengkulu pada pukul 09.00 WIB, Minggu (25/6). 


Awalnya ia mengira yang mengapung tersebut hanyalah bekas pohon tumbang yang terbawa arus sungai. Namun rasa penasarannya berubah ketika melihat beberapa biawak yang menggigit benda terapung tersebut.


Yadi pun mencoba memastikan apa yang dilihatnya tersebut. Setelah diperhatikannya secara seksama dari atas jembatan, ia kaget karena benda mengapung yang dimakan kumpulan biawak tersebut ternyata  sesosok jasad manusia. 


Ia pun langsung  memanggil beberapa warga sekitar yang melintas di jembatan tersebut. Sontak informasi mengenai penemuan mayat tersebut membuat heboh warga sekitar. Warga pun datang berbondong-bondong melihat mayat terapung tersebut.


“Sayo pikir batang tumbang dibawa air. Tapi ngapo ado biawak sekitar 3 ekor ngerubunginyo. Pas sayo tengok, dak taunyo mayat orang. posisinyo lah tetelungkup, tapi dak bebaju, cuma pakai celano jeans pendek ajo,” ujar Yadi sebagaimana dilansir Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group).


Beberapa masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut, menduga bahwa mayat tersebut merupakan salah satu dari korban tenggelam yang terjun ke  sungai Air Bengkulu pada saat penggerebekan sabung ayam di Kelurahan Rawa Makmur sekitar dua pekan lalu. 


Namun masyarakat belum berani membuktikan hal tersebut, sehingga masyarakat pun memanggil aparat kepolisian untuk mamastikan identitas mayat.


Selang 30 menit setelah ditemukan, aparat berwajib dari Polres Bengkulu pun tiba di lokasi penemuan mayat. Aparat dibantu beberapa warga sekitar pun langsung melakukan evakuasi terhadap mayat dan membawanya ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan otopsi.


Kapolres Bengkulu AKBP Ady Savart mengakui hingga saat ini petugas belum bisa memastikan identitas mayat, karena perlu dilakukan uji forensik yang detail. Pasalnya ketika ditemukan kondisi mayat selain sudah gembung, juga beberapa bagian tubuhnya telah hancur diduga dimakan biawak atau hewan air lainnya.


“Belum bisa diketahui identitasnya. Kita masih menunggu dokter ahli untuk melakukan otopsi pada korban. Saat ini kita pun tidak bisa berspekulasi dalam menebak identitas korban,” demikian Kapolres. (sly/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore