Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Februari 2017 | 20.15 WIB

Cari Rekam Medis Sekeluarga yang Bunuh Diri Minum Racun dan Berjajar di Tempat Tidur

Mendiang Kadek Suciani (kiri) bersama Kadek Dwi Cahya Putri Putu dan Wahyu Adi Saputra. - Image

Mendiang Kadek Suciani (kiri) bersama Kadek Dwi Cahya Putri Putu dan Wahyu Adi Saputra.

JawaPos.com - Motif utama sekeluarga bunuh diri di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Kamis (23/2), terus didalami polisi. Konon sakit menahun yang menyebabkan keluarga muda ini nekat mengakhiri nyawa dengan jalan pintas. Namun, hamba hukum tak mau percaya begitu saja. 

Kemarin (24/2) penyidik dari Polsek Tejakula kembali mendatangi lokasi di Banjar Dinas Jro Kuta, Desa Bondalem. Polisi mencari data rekam medis dari Kadek Artaya, 32; Kadek Suciani, 27; Putu Wahyu Adi Saputra, 7; dan Kadek Dwi Cahya Putri, 3.  

Dari hasil penggeledahan, polisi hanya berhasil menemukan kartu pasien atas nama Putu Wahyu Adi Saputra, 7. Kartu pasien itu diterbitkan seorang dokter spesialis anak di Singaraja. 

Sayangnya polisi tak berhasil menemukan kartu rekam medis maupun kartu pasien atas nama Kadek Suciani, 27. Dalam keluarga itu, Suciani yang disebut mengalami sakit keras. Disebut-sebut Suciani mengalami batuk tak kunjung sembuh. Bahkan, harus bolak-balik masuk rumah sakit.  

"Depresi akibat penyakit ini kan baru motif sementara. Ini kami dalami lagi. Apa benar itu motifnya. Makanya kami cari kartu rekam medis, dan kami cross check nanti dengan tim medis terkait riwayat penyakit keluarga ini. Terutama anaknya (Putu Wahyu Adi Saputra) dan ibunya (Kadek Suciani) yang baru-baru ini sempat opname," kata Kapolsek Tejakula AKP I Putu Mangku Yasa. 

Sementara itu, tetangga korban dibuat terkejut dengan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh keluarga Kadek Artaya. Selama ini tetangga korban memang mengenal Artaya sebagai sosok yang pendiam. Namun, ia juga dikenal pekerja keras. "Kerja apa pun mau dia. Mungkin karena uang habis untuk biaya berobat, akhirnya ambil jalan singkat begini. Sehari-hari biasa saja keluarga ini," ungkap Made Kerta Sucaya, tetangga korban. 

Seperti diberitakan, satu keluarga di Desa Bondalem nekat melakukan aksi bunuh diri. Diduga keluarga itu mengalami depresi akibat sakit. Keempatnya sudah dikubur di Setra Desa Pakraman Bondalem pada Kamis petang lalu. (eps/mus/ami)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore