
Buah Mangga Alpukat yang siap masuk pasar premium. (Istimewa)
JawaPos.com - Para petani mangga klonal 21 alias mangga alpukat di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan mulai panen.
Meski masih panen apitan alias awal musim panen, namun jumlah mangga yang mampu dijual di setiap harinya lumayan banyak.
Dilansir dari situs resmi pasuruankab.go.id Sariyanto (38), salah satu petani mangga di Rembang mengaku sudah menjual antara 4-6 kwintal mangga dengan kualitas super atau grade A dan grade B dalam satu hari.
Jangan tanya harga, karena di awal panen ini, untuk satu kilogram mangga super dijual lumayan mahal dengan harga Rp 45 ribu-Rp 50 ribu. Namun untuk mangga grade B masih di harga antara Rp 20 ribu-Rp 30 ribu per kilogramnya.
"Memang masih mahal karena belum panen raya," singkat Riyan saat ditemui di rumahnya, Senin (3/7/2023).
Mangga-mangga yang dijual Riyan berasal dari para petani di Desa Wonokerto, Oro-Oro Ombo Wetan dan Oro-Oro Ombo Kulon, dan sebagian mangga dari kebun miliknya.
"Saya kebetulan punya 100 pohon mangga yang saya tanam di lahan kurang lebih setengah hektar. Dan selebihnya dari petani mangga di Wonokerto, Rombo Wetan dan Rombo Kulon," akunya.
Untuk bisa memasarkannya, Riyan tak perlu repot lagi, lantaran sudah ada pelanggannya yang datang langsung ataupun order melalui pemesanan online. Rata-rata pembelinya berasal dari Semarang, Bandung, Surabaya dan Jakarta.
"Ya di rumah saja, nggak ke mana-mana. Dulu masih ikut pameran dan sejenisnya, tapi kalaupun ada, ya saya tetap ikut untuk lebih memperkenalkan ke yang belum kenal," jelasnya.
Sementara itu, saat ditanya perihal persaingan antar penjual, Riyan menegaskan bahwa hal tersebut sangat wajar. Yang terpenting, mangga-mangga miliknya sudah pasti masak pohon, tidak karbitan dan berkualitas.
"Para petani di sini metik mangganya sangat bagus. Kalau gak masak pohon ya gak akan dipetik. Tanpa di karbit sudah masak sendiri dari pohonnya," tutupnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
