
ILUSTRASI
JawaPos.com - Pemerintah Kota Jambi membuat standard operating procedure (SOP) baru tentang razia hotel oleh satpol PP. Kebijakan baru tersebut menegaskan operasi tidak boleh dilakukan lewat tengah malam alias pukul 00.00. "Saya sudah kumpulkan semua pihak, mulai Sekda, PHRI, hingga bagian hukum untuk membicarakan hal ini. Ada SOP yang disepakati bersama," ujar Wali Kota Jambi Sy Fasha.
Dia menyatakan, pascapolemik Sekda menyetop razia satpol PP di salah satu hotel berbintang di Kota Jambi, dia mengumpulkan berbagai pihak. Mulai Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jambi, Sekda, satpol PP, dispenda, disperindag, BPMPPT, dan bagian hukum Setda Kota Jambi.
Hasil dari pertemuan tersebut, Fasha menegaskan kepada satpol PP agar mematuhi beberapa SOP saat razia, terutama di hotel. "Saya katakan jangan melakukan razia di atas pukul 00.00. sebab, itu waktunya tamu beristirahat. Kalau merazia hotel, jangan seluruh kamar diketok. Ambil saja sample-nya 2 atau 3 kamar," ujarnya.
Menurut Fasha, pihak hotel juga sudah diminta untuk menempelkan pengumuman yang isinya agar tamu yang datang tidak melakukan tindak asusila. Namun, Fasha mengaku bahwa pihak hotel tentu tidak bisa mengecek satu persatu tamu yang datang apakah melanggar aturan itu atau tidak.
"Dalam hal ini pihak hotel tidak salah. Sebab, mereka sudah menempelkan pengumunan yang sudah menjadi kesepakatan. Tidak mungkin juga pihak hotel mengecek dan memperingatkan satu per satu kamar," jelasnya.
Fasha juga mengaku telah menegur Sekda Daru Pratomo terkait razia hotel yang dilakukan satpol PP beberapa waktu lalu. "Sekda juga sudah klarifikasi bahwa razia tidak berhenti di situ saja setelah adanya telepon. Sekda juga tidak menyuruh satpol PP pulang," tuturnya.
Secara terpisah, Yan Ismar, kepala Satpol PP Kota Jambi, mengaku akan tetap melakukan razia sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang ada. "Tentu razia akan tetap kami lakukan. Ini kan sudah menjadi programnya Pak Wali untuk mencegah prostitusi. Hanya, mungkin ada beberapa proses yang berubah." (hfz/c5/ami)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
