
Ilustrasi
JawaPos.com BAGANSIAPIAPI - Warga warga Jalan Makmur, Kelurahan Bagan Jawa, Bangko, Rokan Hilir (Rohil) Riau digegerkan dengan aksi pembunuhan yang diduga dilakukan oleh anak korban sendiri.
Diketahui korban atas kejadian itu yakni Kamaludin. Insiden itu diketahui Jumat pagi (16/12) oleh istri korban, Sumiyati. Saat ditemukan Sumiyati, korban yang sudah tewas didapati dalam keadaan leher hampir putus.
"Peristiwanya terjadi pada Jumat (16/12) dini hari di kediaman korban.Dugaan kami untuk sementara mengarah kepada anak kandung korban. Karena malam itu sempat sama-sama minum tuak. Sekarang anak korban dalam proses pencarian," ujar Kasubag Humas Polres Rohil Aiptu YP Cherry yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (17/12).
Menurut Aiptu YP Cherry, Polsek Bangko menerima laporan terkait pembunuhan itu pukul 03.45 WIB. Ketika itu Ketua RT 015 SupriAnto melaporkan telah terjadi tindak pidana pembunuhan terhadap salah satu warganya.
Sebelum kejadian, sekitar pukul 22.00 WIB, istri korban Sumiyati baru pulang ke rumah. Setiba di rumah, dia melihat Kamaludin dan anaknya Raju sedang minum tuak di ruangan tamu.
Sumiyati sempat menegur keduanya yang sering minum miras tanpa peduli dengan kebutuhan sehari-hari. "Kamu ini membeli tuak ada duit, mau beli gas untuk memasak gak ada duit. Sedangkan aku kalian suruh cari duit," ujar Aiptu YP Cherry menirukan perkataan Sumiyati kepada korban.
Mendengar perkataan itu, Kamaludin dan Raju hanya diam saja dan setelah itu Sumiyati tidur di depan televisi yang juga berada di ruangan tengah rumah bersama dengan mertuanya, Ramah.
Pada pagi hari, sekitar pukul 03.30 WIB, Sumiyati yang sebelumnya terbangun hendak mau ke kamar mandi. Usai dari kamar mandi dia melihat anaknya yang palin kecil Risky tertidur di pintu belakang.
Dia merasa heran. Karena sebelumnya Risky tidur di dalam kamar bersama Kamaludin. Penasaran, Sumiyati melangkah ke kamar depan. Saat itulah dia melihat korban tewas dalam keadaan luka. Sedangkan anaknya Raju sudah tidak berada di dalam kamar.
Cherry menambahkan, polisi terus mendalami kasus tersebut dan pencarian terhadap anak korban masih dilakukan. Paginya, jasad korban sempat di bawa ke rumah sakit RSUD Pratomo Bagansiapiapi, dan bagian yang luka dijahit. (fad/iil/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
