
Ilustrasi
JawaPos.com- Tak kapok dihukum dan dipenjara karena mengedarkan pil dobel L, Eko Santoso, 33, warga Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kediri kembali dibekuk karena mengedarkan sabu-sabu. Dia ditangkap Rabu (8/2) di kosnya di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto. Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 1,05 gram sabu-sabu.
Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, penangkapan itu bermula dari laporan warga. Setelah keluar dari penjara akhir tahun lalu, ternyata Eko masih sering terlihat mengedarkan narkoba. Mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung melacak kembali aktivitas Eko.
’’Langsung kami lakukan pengintaian di rumah kos itu,’’ terang Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Siswandi. Pada pukul 01.30, polisi langsung menggerebek Eko yang saat itu tidur di dalam kamar. Sontak, pelaku kaget dan tak berkutik saat diringkus petugas. Namun, dia sempat mengelak sehingga polisi menggeledah setiap sudut ruangan.
Polisi akhirnya menemukan dua klip plastik berisi sabu-sabu di bawah bantal tempat tidur pelaku. Mengetahui hal tersebut, Eko tak bisa mengelak lagi dan pasrah saat digelandang ke Mapolres Kediri Kota. ’’Pelaku dan barang bukti telah kami amankan,’’ ungkap polisi berpangkat balok tiga di pundaknya itu.
Eko mengaku sudah tiga kali masuk bui karena mengedarkan pil dobel L. Setelah keluar, dia pun naik tingkat dengan menjual sabu-sabu. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut mengaku nekat menjual sabu-sabu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Juga untuk biaya sekolah anak semata wayangnya. ’’Saya sudah cerai dengan istri. Saya juga harus menghidupi satu anak saya,’’ katanya. (fiz/c22/end)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
