Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Mei 2017 | 08.40 WIB

Dahsyat! Petisi Dukung Lawan Hoax Pecahkan Rekor Muri    

SBY, AHY dan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi  sebelum melakukan tandatangan petisi anti hoax di Jalan Udayana, Minggu (7/5). - Image

SBY, AHY dan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi  sebelum melakukan tandatangan petisi anti hoax di Jalan Udayana, Minggu (7/5).

JawaPos.com - Ribuan masyarakat Kota Mataram menandatangani petisi melawan berita bohong atau hoax di spanduk yang sediakan oleh Partai Demokrat di Jalan Udayana Kota Mataram, Minggu kemarin (7/5).


Penandatanganan petisi ini dalam rangka Peringatan Hari Kebebasan Pers se-Dunia ( World Pers Freedom Day) dan rangkaian rapat kerja nasional (rakernas) Partai Demokrat di Kota Mataram.


Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yodhoyono atau (AHY) bersama Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi juga turut  membubuhkan tandatangan petisi. 


Penggalangan petisi ini disambut baik warga. Kebetulan acara ini bertepatan dengan  Car Free Day (CFD).  " Saya datang sama keluarga untuk melihat AHY dan SBY," tutur Samsul Hadi,  warga Kota Mataram seperti ditulis Radar Lombok (Jawa Pos Group), Senin (8/5).


Ia mendukung  program Partai Demokrat yang melawan  hoax ini.


Hal yang sama juga dikatakan warga lainnya Hariyati yang datang bersama temannya untuk bisa bertemu langsung dengan AHY. Bahkan bila perlu ia akan berusaha untuk bisa bersalaman dan berfoto  dengan AHY.


"Hanya datang untuk melihat dan berfoto dengan AHY," ungkapnya. Tidak lupa dirinyapun ikut menandatangani petisi anti hoax yang sudah disiapkan oleh panitia dari partai Demokrat


Penandatangan petisi ini berhasil  memecahkan  Museum Rekor  Indonesia (MURI) kategori penandatanganan petisi melawan hoax. 


Petisi ini ditandatangani 9.709 orang. Piagam diserahkan oleh Perwakilan Muri dan diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.


Dalam kesempatan tersebut, SBY juga mengajak masyarakat NTB mengkampanyekan stop hoax dan fitnah serta mendukung pers yang merdeka, adil, dan bertanggung jawab. 


"Indonesia merupakan negara yang menjunjung keadilan, etika, dan hukum. Bukan negara kebohongan, fitnah, dan hoax. Rakyat harus perangi hoax," imbaunya. 


Ditegaskan, partai Demokrat sangat mendukung pers yang merdeka. Namun tetap bertanggung jawab dan adil. Jangan sampai pers membela pihak tertentu dan menyerang pihak lain yang berseberangan.(ami/nas/JPG)


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore