Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Juli 2017, 10.00 WIB

Tak Sabar, Warga Pasaman Barat Bentuk Panitia Pemekaran Daerah

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Luasnya wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat membuat masyarakat setempat tidak sabar agar dilakukan pemekaran. Bahkan agar rencana ini berjalan konsisten, tokoh masyarakat setempat pun telah membentuk struktur panitia persiapan pemekaran Kabupaten Pasaman Utara yang berada di ujung utara Pasaman Barat.


Dalam hal ini masyarakat menunjuk Hasbi Sani, sebagai Ketua Pembentukan Pemekaran. “Wilayah Pasaman Barat bagian utara ini sudah layak dimekarkan menjadi Kabupaten Pasaman Utara. Karena sejumlah persyaratan sudah terpenuhi. Baik dilihat dari luas wilayah, jumlah penduduk ataupun pendapatan asli daerah,” kata Hasbi Sani, sebagaimana yang dilansir dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group).


Panitia persiapan pemekaran Kabupaten Pasaman Utara ini juga telah melakukan sejumlah rapat. Rapat terakhir turut dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Agus Susanto.


Selain itu ada tujuh wali nagari (setingkat kepala desa) di bagian utara Pasaman Barat, tokoh masyarakat di enam kecamatan, tokoh muda dari enam kecamatan serta pimpinan-pimpinan partai politik asal Pasaman Barat bagian utara  dan lainnya.


Pihaknya telah membuat sebuah langkah mengarah pada pemekaran itu. Saat ini Kabupaten Pasaman Utara itu pun sudah memiliki profil wilayah dan logo. Ke depan akan dilanjutkan dengan deklarasi.


Pusat ibu kota rencana kabupaten ini direncanakan di Ujunggading. Rencananya bagian utara yang bakal dimekarkan itu adalah Kecamatan Gunungtulen, Sungaiaur, Lembahmelintang, Kotobalingka, Sungaiberemas dan Ranahbatahan.  “Beberapa hari ini, kami akan menindaklanjutinya ke pemerintah daerah. Termasuk ke DPRD Pasbar, Provinsi Sumbar hingga ke pusat. Dari ratusan warga yang hadir itu mendukung penuh untuk pembentukan pemekaran. Sekitar lima hari lagi akan kami sampaikan ke pemda atas rencana pemekaran ini,” kata Hasbi Sani.


Humas Pemekaran, Arsalan, mengatakan, ini era kebangkitan pergerakan yang memang harus melakukan konsistensi tegas dan teguh untuk keinginan tersebut. “Artinya, semua elemen stakeholders harus merapatkan barisan untuk memperjuangkan utara ini menjadi mandiri," katanya. (roy/ wni/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore