Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 April 2017 | 08.50 WIB

Aksi Bunuh Diri, Warga Koto Baru Loncat ke Kolam Air Panas Semurup

Photo - Image

Photo

JawaPos.com  - Yuka Hendra (22) warga desa Limok Manis, Kecamatan Koto Baru Rawang, Sungaipenuh, Minggu siang (2/4) sekitar pukul 12.30 Wib melakukan aksi bunuh diri dengan menceburkan diri kedalam air panas Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci.


Salah seorang warga Semurup mengatakan bahwa saat kejadian, warga sekitar Air Panas heboh setelah mendengar ada salah satu pengunjung teriak histeris. Merasa penasaran, wargapun berhamburan keluar rumah. 


"Nyatanya ada aksi bunuh diri, wargapun langsung ikut mencari jasad korban di dalam Gao, dengan menggunakan bambu yang ukuran 15 meter. Karna diwaktu itu, jasad korban tenggelam," ujar Donal, warga Semurup seperti ditulis Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (3/4).


Menurut keterangan warga yang ramai ditempat kejadian, korban merupakan seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Koto Baru Rawang, Kota Sungai Penuh. "Setelah hampir 30 menit melakukan evakuasi, akhirnya Jasad korban dibawa pihak Keluarga," ungkap Donal.


"Lokasinya bukan di gao (air panas) yang dipagari pemerintah, tapi di gao Dilie," tambahnya.


Kapolsek Air Hangat, Iptu Sahrum Muklis membenarkan peristiwa tersebut. "Iya ada warga yang bunuh diri, di kolam air panas Semurup," ujar Kapolsek Air Hangat.


Iptu  Sahrum Muklis menjelaskan dimana pada Minggu (2/4) sekitar pukul 11.30 Wib, korban datang sendirian ke air panas Semurup dengan menggunakan sepeda motor, setelah sampai korban langsung duduk di Pondok tempat warga jualan. "Saat itu tidak ada orang yang jualan disana, korban duduk sambil makan telor rebus," kata Kapolsek Air Hangat.


Dikatakan Iptu Sahrum, ketika saksi Tesmanedi datang dengan jarak sekira 40 m dari korban. Korban Yuka bergegas membuka bajunya kemudian langsung terjun masuk kedalam gao, hingga dia tidak terselamatkan dan meninggal dunia.


Dari keterangan dari saksi. Lanjut Kapolsek, korban tadi malam (Minggu malam, red) pulang dari dagang keliling dari Payakumbuh Sumbar, dan berpamitan serta minta maaf yang mana korban berniat hendah masuk ke Air Panas Semurup. "Pada siang harinya, disusul dengann SMS dari korban, hingga saksi pergi mencari ke Air Panas semurup. Diduga ada masalah keluarga," sebutnya.


Saat saksi melihat korban sedang duduk sendirian, pada saat itu juga korban melihat saksi, kemudian korban langsung membuka baju dengan memakai sehelai Celana jens terjun masuk gao, hingga saksi histeris saat melihat korban terjun masuk air panas. 


"Setelah diangkat dari kolam air panas, korban langsung dibawa kerumah korban di Desa Limok Manis, Koto Baru Rawang, dengan menggunakan mobil ambulan. Ini merupakan permintaan dari keluarga korban, tidak memerlukan otopsi," tandasnya.(adi/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore