
Umat Muslim mengikuti salat tarawih pertama di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/3/2023). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
JawaPos.com–Sebanyak 231 dari sekitar 5.000 Alquran yang disediakan di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, telah hilang menurut data dewan kemakmuran masjid.
”Jumlah tersebut mengacu pada jumlah awal sebanyak 5.000 Alquran saat peresmian Masjid Al Jabbar akhir 2022,” kata Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid Raya Al Jabbar Dedi Supandi seperti dilansir dari Antara di Bandung, Senin (26/6).
”Setelah dihitung ulang, saat ini ada 4.769. Jadi sebetulnya yang tidak ada di tempatnya kalau dihitung verifikasi dari tidak adanya hanya 231,” tambah Dedi.
Meskipun jumlah Alquran yang telah hilang tidak sampai ribuan sebagaimana kabar yang beredar, menurut Dedi, Dewan Kemakmuran Masjid tetap akan meningkatkan pengamanan lingkungan masjid. Apalagi, warga yang mengunjungi Masjid Raya Al Jabbar sampai ribuan dalam sehari.
”Sehari rata-rata 9.000 pengunjung. Pada akhir pekan bisa mencapai 36 ribu orang,” terang Dedi Supandi.
Guna meningkatkan keamanan lingkungan masjid, Dedi menjelaskan, jangkauan kamera pengawas akan diperluas untuk memperkecil area yang tidak terpantau kamera.
”Petugas pengamanan juga bukan mengawasi jamaah saja, tapi kita ingin saling mengingatkan untuk mengubah budaya sambil menjelaskan kepada pengunjung,” papar Dedi, yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat.
Dedi mengatakan, Masjid Raya Al Jabbar sudah mendapat tambahan 1.000 Alquran wakaf. Dia berpesan kepada pengguna Masjid Raya Al Jabbar untuk ikut membantu menjaga dan merawat sarana dan prasarana di masjid, termasuk Alquran.
Menurut dia, Alquran yang disediakan di Masjid Al Jabbar didesain khusus. ”Dijilid khusus, terus di dalamnya selain ada artinya juga tajwid dengan warna-warni kualitas bagus, dan kertas bagus,” tutur Dedi Supandi.
Dia menambahkan, pengurus masjid berencana membentuk koperasi untuk menyediakan cenderamata bagi pengunjung, termasuk Alquran dengan desain khusus.
”Selain itu, kita juga sudah menyiapkan rambu-rambu yang bisa dibaca dan diikuti masyarakat yang datang ke Al Jabbar. Jadi mari kita bersama-sama merawat dan menjaga Al Jabbar,” kata Dedi Supandi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
