Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Desember 2016 | 10.28 WIB

50 Persen Puing Pesawat Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Petugas mengevakuasi serpihan pesawat Skytruck Polri yang jatuh di Perairan Lingga ke posko evakuasi Satpolair Polres Tanjungpinang, Senin (12/12). - Image

Petugas mengevakuasi serpihan pesawat Skytruck Polri yang jatuh di Perairan Lingga ke posko evakuasi Satpolair Polres Tanjungpinang, Senin (12/12).

JawaPos.com TANJUNGPINANG - Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian dan evakuasi terhadap pesawat P4201 milik Polri jenis Sky Truck M28 yang jatuh di Perairan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).



Pencarian itu berakhir Senin (12/12). Kendati demikian Basarnas Tanjungpinang dan pihak Kepolisian tetap bersiaga, jika nantinya ditemukan benda yang muncul. Sehingga memudahkan untuk proses mengevakuasi ke lokasi.



Direktur Operasional dan Latihan Basarnas Pusat, Brigjen Marinir Ivan Ahmad Rizki Titus mengatakan, penutupan kegiatan operasi SAR gabungan untuk mencari pesawat Polri itu berdasarkan instruksi Kapolri.



Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta untuk dilakukan perpanjangan masa pencarian selama tiga hari, dari waktu normal sebelumnya 7 hari.



"Pencarian kami hentikan dari siang tadi (kemarin). Pada hari terakhir ini, beberapa puing pesawat yang ditemukan beberapa hari lalu di bawa untuk diamankan di kantor Satpolair Polres Tanjungpinang," ujar Ivan yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (13/12).



Dikatakan Ivan, sejauh ini pihaknya telah berusaha secara maksimal melakukan pencarian.



Pihaknya pun mengklaim telah berhasil menemukan puing pesawat mencapai 50 persen. Sedangkan bagian tubuh korban masih cukup banyak yang belum ditemukan.



"Beberapa hari yang lalu kami temukan dua tubuh manusia yang tidak utuh. Bagian itu pun langsung diserahkan tim SAR gabungan ke tim DVI Polda Kepri untuk dilakukan identifikasi," kata Ivan.



Dilanjutkannya, beberapa korban yang telah terindentifikasi. Pihaknya tidak bisa menentukan berapa banyak potongan yang ditemukan serta potongan tubuh siapa saja. Sebab, itu ranah Kepolisian. Tugas pokok tim gabungan sendiri lebih fokus kepada pencarian dan evakuasi.



"Untuk korban dapat ditanyakan langsung ke tim DVI Polda Kepri. Mereka yang berkompeten untuk menjawab hal tersebut," tandasnya. (ias/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore