
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita foto bersama para peserta yang mengenakan busana daerah
JawaPos.com -- Ratusan orang tampil menarik dengan mengenakan busana adat, Jumat (24/11) malam. Ada yang berbusana ala raja Bali, lengkap dengan mahkota untuk perempuan. Ada juga yang mengenakan busana ala Suku Papua dengan rok berjumbai dan mahkota dari bulu burung.
Tidak sedikit yang mengenakan kebaya beraneka ragam dan bentuk. Pada stan lainnya, ada yang tampak mengenakan busana khas perempuan dari Suku Bugis, Makassar, yakni busana Bodo.
Beberapa laki-laki dan perempuan mengenakan kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur. Sementara di kepala para pria tampak topi ti'i langga yang terbuat dari anyaman daun lontar. Topi ini adalah aksesoris khas dari NTT, biasanya digunakan oleh pemain alat musik tradisional sasando.
Beberapa stand juga tampak 'dijaga' oleh pasukan ala kerajaan Romawi kuno, lengkap dengan senjata tongkat kebesarannya. Bahkan, di kostum yang terbuat seperti baju zirah itu, dilengkapi dengan tameng dan tampak burung bertengger di pundak pemakainya.
Pemandangan itu bukan terjadi ketika karnaval. Melainkan, saat pembukaan Expo Pembangunan, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pameran yang menyajikan ratusan stan inovasi dan produk dari UMKM serta organisasi perangkat daerah (OPD) itu digelar dalam rangka hari jadi ke 1.257 Kabupaten Malang.
Menariknya, kepala OPD dan Bupati Malang, Rendra Kresna serta Wakil Bupati Malang, Sanusi juga tampil dengan busana adat. Salah satu peserta pameran, Mila, menjelaskan, pameran dengan berbusana adat ini bagus karena membuat suasana dan gebyar terasa lebih menarik.
"Jadi terasa begitu ya Bhineka Tunggal Ika. Saya dandan dari jam 16.00, senang sih karena antusiasme tinggi," kata Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Pagelaran tersebut kepada jawapos.com.
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, memuji konsep yang diusung oleh Kabupaten Malang dalam pembukaan Expo Pembangunan tersebut.
Menurut dia, hal ini sangat mewakilkan Indonesia yang sesungguhnya. Pasalnya, peserta expo berdandan dan membawakan busana adat masing-masing daerah.
"Ada yang sampai pakai topi khas NTB itu, menurut saya ini menarik. Seperti di Istana Negara, ketika sedang peringatan 17 Agustus, semua berbusana adat," kata dia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
