Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 September 2017 | 00.22 WIB

Sadis! Meronta Tak Bisa, Pembantu Bos Matrial yang Bisu Itu Dihabisi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Peristiwa perampokan sadis terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Selasa (19/9) dini hari tadi, komplotan rampok menyambangi toko bangunan milik Nur Syamsiah.


Lokasinya di Kampung Ciririp, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin.

Perampok yang diduga berjumlah lima orang berhasil membawa brangkas berisi uang ratusan juta, setelah sebelumnya menyekap dan membunuh pembantu.


Abdulrahman (55), adik Nur yang rumahnya berdampingan menuturkan, malam kejadian dirumah itu hanya dihuni tiga orang.


Yakni adiknya Nur, keponakannya Amel (10) dan pembantunya Yuyun (45). Sekitar jam 01.00 WIB, pelaku diduga masuk melalui pintu samping.


"Perampok masuk melalui pintu samping dan langsung ke kamar adik saya sedang tidur sama keponakan, anehnya perampok langsung menanyakan posisi brangkas,"ungkapnya, Selasa(19/9), dilansir RMol Jabar (Jawa Pos Grup).


Usai mengetahui posisi brangkas, perampok juga mengikat penghuni rumah menggunakan tali plastik dan menutup mulut korban menggunakan lakban.


Saat itu, Adiknya tak kuasa melawan dan pura-pura pingsan sementara pembantunya Yuyun yang tidur di kamar lain diduga berontak saat dilakban perampok.


"Yuyun itu bisu, mungkin berontak saat diikat dan perampok kewalahan hingga kepala Yuyun disungkurkan ke kasur,"ujar dia.


Setelah penghuni berhasil dilumpuhkan, komplotan perampok leluasa membawa brangkas berisi uang 300 juta, uang didalam plastik untuk membayar bahan bangunan 60 juta, emas 15 gram dan BPKB kendaraan.


"Setelah perampok pergi, adik saya berhasil melepas ikatan di tangannya dan keluar meminta pertolongan,"ucapnya.


Saksi lain, Ade Suhanda (51) menuturkan, dirinya mendengar teriakan korban.


Saat dihampiri, dia juga melihat kondisi pembantunya tewas dengan posisi tertelungkup diatas kasurnya. Tangan terikat dan mulut dilakban.


"Yuyun sudah meninggal sementara Amel dan Nur sudah melepas ikatannya,"paparnya.


Kuat dugaan pelaku merupakan orang yang mengetahui penyimpanan brangkas. Sebab, beberapa pekan lalu Nur mempekerjakan tukang bangunan dan tukang las untuk merenovasi bangunan samping.


Nur meminta tukang itu memindahkan brangkas dari ruangan yang direnovasi kedalam kamar tempat Nur tidur.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore