
Ketua DPW Partai NasDem Sumut Tengku Erry Nuradi dan Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ngogesa Sitepu yang sempat digadang sebagai Bacagub-Bacawagub Sumut.
JawaPos.com - Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Arifin Saleh Siregar turut angkat bicara atas mundurnya Ngogesa Sitepu sebagai bakal Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, tanda-tanda akan berpisahnya pasangan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sudah terlihat sejak jauh-jauh hari.
Bahkan, indikasi berpisahnya pasangan bacagub-bacawagub itu sudah terlihat sebelum ditetapkan oleh Partai Golkar. "Mereka ibarat pasangan yang berpisah sebelum menikah," ujar Arifin, Kamis (16/11).
Komunikasi politik antara Tengku Erry dengan Ngogesa, lanjut Arifin, seperti tak mencair bahkan terkesan tersumbat sejak jauh hari. DPD Partai Golkar Sumut sepertinya tidak all out mengangkat pasangan Tengku Erry dan Ngogesa.
"Sosialisasi yang ditampilkan ke publik selama ini juga tidak menunjukkan komitmen kuat keduanya untuk bersatu. Baliho-baliho dan sarana komunikasi lainnya tidak menggambarkan mereka berpasangan," paparnya.
Selain itu, belum kuatnya komitmen antara Tengku Erry dan Ngogesa juga terlihat pada deklarasi yang dilakukan Partai Nasdem, Minggu (8/11) lalu. "Dimana yang dideklarasikan hanya Tengku Erry sebagai balon calon gubernur, tanpa Ngogesa. Seharusnya sebagai Ketua NasDem Sumut, Tengku Erry dapat mengomunikasikan hal itu kepada Surya Paloh agar pasangan yang dideklarasikan," jelasnya.
Dengan mundurnya Ngogesa, Partai Golkar seyogianya dapat merevisi dukungan. Sebagai partai pemenang pemilu di Sumut, Golkar seharusnya lebih percaya diri dengan mengusung kadernya sendiri atau sosok lain sebagai calon gubernur. "Kalau mereka mengusung kader partai lain itu adalah aib bagi Golkar," tegas Arifin.
Apalagi sebelumnya Ngogesa bermaksud maju sebagai calon gubernur bukan wakil gubernur. Elektabilitas yang selama ini jadi alasan pengurus Partai Golkar, menurut Arifin, bukan hal mutlak. Masih ada waktu mengangkat sosok yang diusung.
Seperti diketahui, Ketua DPD Golkar Sumut Ngogesa menyatakan mundur sebagai bakal Calon Wakil Gubernur Sumut. Faktor kesehatan menjadi alasan Ngogesa mundur sebagai pasangan Tengku Erry maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
