Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Agustus 2017 | 14.46 WIB

Petaka Jumat Kelabu, Pelajar MTs Kepalanya Pecah, Ngeri!

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Nasib nahas menimpa Masdar (15), warga RT 53, Manggar, Balikpapan Timur. Dia tewas seketika setelah kepalanya dilindas truk bermuatan besi di Jalan Mulawarman, depan Markas Batalyon Infanteri Raider 600/Modang, Jumat (4/8) sore.


ABG kelas VII di MTs Negeri 2 Balikpapan tersebut itu baru saja berangkat untuk mengikuti les dengan mengendarai motor bebek bernomor polisi KT 3587 YF milik ayahnya. Dia kemudian menuju rumah Riski (15) di Jalan Persatuan, RT 39, Manggar Baru. Korban berboncengan dengan rekannya itu menuju tempat lesnya.


“Nggak tau lesnya di mana, sekolah atau di rumah gurunya,” terang Yunus, kerabat korban, sebagaimana dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group).


Selesai les, Masdar berniat mengantar temannya Riski pulang. Tepat di depan Kompi B Yonif Raider 600/Modang, Masdar berniat untuk menyalip truk bernomor polisi KT 8323 LS dari sebelah kiri.


Dari sini nahas menghampiri korban, ban depan motornya beranjak dari aspal dan menginjak tanah. Seketika selip dan terjatuh. Masdar jatuh ke kanan, tepat di sisi kiri truk, sementara rekannya Riski jatuh ke kiri.


“Braaakkkk...” kecelakaan itu menimbulkan bunyi keras.


Masdar tergeletak di jalan dengan kondisi yang mengenaskan. Kepalanya pecah setelah terlindas ban kiri truk. Motornya hancur, sementara rekannya selamat dengan kondisi luka-luka.


Korban meninggal di tempat kejadian dan tak tertolong. Polsek Balikpapan Timur yang mendapat informasi lakalantas tersebut menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Manggar Baru.


“Saat ini sopir truk sudah diamankan di polsek dan lagi dimintai keterangan,” terang Yunus.


Yunus menambahkan, korban merupakan anak bungsu dari enam saudara, di mana korban memang sudah terbiasa bawa motor, hanya saja korban Masdar tak pernah diizinkan bawa motor ke sekolah. “Motor itu milik orang tua korban, cuma saat itu dipinjamkan katanya mau untuk pergi les,” aku Yunus.


Saat dikonfirmasi, Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dodi Susantyoko mengaku kasus tersebut sudah diserahkan ke Satlantas Polres Balikpapan, di mana kecelakaan yang menewaskan Masdar masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk menyimpulkan kronologis kejadian tersebut.


”Masih lidik, tetapi sudah ditangani Unit Lakalantas Polres,” tuturnya.


Dua korban yang awalnya dibawa ke Puskesmas Manggar Baru, jenazah Masdar langsung dievakuasi menuju kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo, sementara Riski dirawat di Puskesmas. Tak berselang lama, puluhan kerabat dan teman korban datang.


“Orangtua korban masih syok di rumah, jadi untuk urusan di rumah sakit diserahkan ke saya,” tutup Yunus.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore