Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Desember 2016 | 08.53 WIB

Terharu! Begini Sambutan Umat Islam untuk Peserta Jalan Kaki Aksi 212

Ribuan kaum muslim Ciamis, kemarin meneruskan perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti demo 2 Desember dengan berjalan kaki, kemarin (29/11). - Image

Ribuan kaum muslim Ciamis, kemarin meneruskan perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti demo 2 Desember dengan berjalan kaki, kemarin (29/11).

JawaPos.com – Aksi tulus ratusan santri Ciamis yang berjalan kaki menuju Jakarta seolah menjadi lonceng penyadar kaum muslim di sepanjang rute perjalanan mereka untuk ikut aksi 2 Desember atau 212 di Ibukota DKI Jakarta. Bukan semakin berkurang, jumlah rombongan itu justeru semakin terus bertambah seiring bertambahnya rute yang mereka tempuh. 



Ajang pembuktian kecintaan umat muslim terhadap Alquran yang tersulut ucapan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahya Purnama alias Ahok, semakin menguat. Berbagai kota terus menghimpun kekuatan untuk ikut serta dalam aksi super damai 212.



Rombongan santri dari Ciamis termasuk yang menginspirasi umat muslim di sejumlah wilayah yang terlewati mereka. Aksi yang diberinama Bela Islam Jilid III itu, kini jumlahnya bertambah, dari 1.500 orang menjadi 5.000 orang setelah melewati Bandung dan Cimahi.



"Alhamdulillah massa bertambah dari rekan Cimahi dan Bandung. Sebenarnya, rombongan awal menyisakan sekitar 1.500 orang karena banyak hal. Sekarang jumlah yang ikut sekitar 5.000-an warga," ujar Koordinator Lapangan Aksi, Abdul Fatah, saat ditemui Radar Bandung (Jawa Pos Group) ketika melintas di Kota Cimahi, Kamis (1/12).



Abdul Fatah mengatakan, rombongannya itu sudah menempuh perjalanan hampir 190 kilometer. Banyak diantara peserta jatuh bangun di perjalanan. Bahkan, ada beberapa yang harus mendapatkan perawatan medis. Namun, mereka tetap bersikeras untuk tetap mengikuti aksi tersebut.



Abdul Fatah mengaku kehabisan kata-kata dengan berbagai dorongan dan antusiasme masyarakat yang dilintasi massa. Ia tidak menyangka dukungan yang datang dari lapisan masyarakat terus mengalir.



"Kami berangkat dari Ciamis tidak berbekal apa-apa kecuali tekad dan keyakinan. Alhamdulillah sejak masuk daerah Tasik, Garut, Nagreg, Bandung, Cimahi, semua kebutuhan seperti makanan terpenuhi," ujarnya.



Ia optimistis seluruh rombongan bisa sampai ke Jakarta tepat waktu. "Mudah-mudahan besok (hari ini,red) sampai. Kami tidak tahu takdir Allah. Tapi kami akan berjalan sekuat tenaga. Kalaupun tidak kuat berjalan, kami tetap akan hadir," terangnya.



Sementara itu, ribuan warga Kota Cimahi menyambut rombongan massa yang mengikuti longmarch tersebut di wilayah Alun-alun Kota Cimahi. Terlihat warga memberikan makanan dan menyumbang uang hasil patungan.



Abdul Fatah mengaku, pihaknya kerap menerima uang dari daerah yang dilewati. Di Kota Cimahi, rombongan longmarch menerima sumbangan uang dari warga yang mengatasnamakan muslim Kota Cimahi sebesar Rp 30 juta.



"Kami tidak tahu berapa total yang sudah diterima. Tapi, semua uang tersebut akan kami sumbangkan kepada warga Jakarta yang menjadi korban penggusuran oleh gubernurnya," katanya.



Terpisah, Koordinator Muslim Kota Cimahi, Resna Abdullah mengatakan, donasi yang diberikan itu hasil dari sumbangan yang ia terima secara spontan.



"Pengumpulan donasi itu spontan dilakukan muslim Kota Cimahi yang menyambut peserta aksi di pinggir Jalan Amir Mahmud. Tak lebih dari enam jam, hasilnya kurang lebih Rp 30 juta," ujarnya.



Ia mengatakan, uang tersebut merupakan kumpulan dari sumbangan warga yang berkumpul di Alun-alun dan pengendara yang melintas.

(bbb/nda/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore