Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2017 | 16.27 WIB

Astaga, Dua Remaja Jadi Komplotan Curanmor

AG dan ZA saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Balikpapan Utara, kemarin. - Image

AG dan ZA saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Balikpapan Utara, kemarin.

JawaPos.com - Ulah AG (17) tak ada kapoknya. Baru 39 hari menghirup udara bebas, dia sudah harus berurusan kembali dengan polisi. Rabu (2/8) sekira pukul 05.30 Wita, dia dipergoki warga sedang mendorong motor yang baru dicurinya. Bogem mentah pun diterimanya. Beruntung dia tidak jadi bulan-bulanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Balikpapan Utara.


Kaltim Post (Jawa Pos Group), Jumat (4/8) melaporkan, sebelum ditangkap, AG berboncengan dengan ZA (17). Mereka berdua sepakat akan mencuri motor. Sebelum melakukan aksinya, mereka pesta miras oplosan. Sampai di samping Kantor Kelurahan Muara Rapak, mereka melihat ada sepeda motor terparkir. Kondisi saat itu sepi. Aksinya makin lancar ketika motor ternyata tidak terkunci setang.


"Saya lalu dorong motornya. Teman saya (ZA) saya suruh pergi jemput teman biar bisa bantu. Tetapi baru sebentar dorong sambil menunggu teman, saya sudah ditangkap warga," kata AG, kemarin (3/8) di ruang pemeriksaan Polsek Balikpapan Utara.


Hasil pengembangan, polisi lantas mengejar ZA. Remaja tidak lulus SMA itu ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Brantas RT 36, Batu Ampar, Balikpapan Utara. Dari pengakuan ZA, dia nekat mencuri lantaran perlu uang untuk kehidupan sehari-hari.


"Rencana mau dijual Rp 1 juta. Nanti uangnya dibagi dua," ucap ZA yang mengaku sehari-hari membantu ayahnya mengantar tabung elpiji itu.


Sementara itu, Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan menyebut masih mengembangkan kasus ini. Pasalnya dari pengakuan AG, dia juga terlibat aksi serupa. Bahkan korbannya adalah tantenya sendiri. "Masih kami kembangkan apakah ada pelaku lain dan TKP lainnya," terangnya.


Dia meminta masyarakat lebih waspada ketika meninggalkan motornya. Gunakan kunci ganda. Karena modus pencurian lebih banyak mengincar motor yang tidak dikunci setang. "Dari modusnya memang pelaku mengincar yang tidak dikunci setang biar bisa langsung didorong," pungkas Sopyan.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore