
Komunitas Solo Parrot Lovers peserta pameran flora dan fauna di TSTJ
JawaPos.com - Kebun Binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo, mengadakan pameran flora dan fauna dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Acara dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (5/11 besok).
Pameran menghadirkan sejumlah instansi dan komunitas satwa yang ada di Solo. Total ada 22 stan yang meramaikan pameran flora dan fauna yang berlangsung di kawasan TSTJ. Para peserta antara lain komunitas burung paruh bengkok, komunitas musang Solo, tanaman dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Semarang, komunitas anthurium, dan beberapa komunitas lainnya.
Anggota komunitas pecinta burung paruh bengkok, Danang (40) mengatakan, even ini sekaligus menjadi tempat edukasi kepada masyarakat. Sebab selama ini masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui jenis burung paruh bengkok yang dilindungi dan tidak dilindungi. "Yang kita bawa di sini adalah burung paruh bengkok endemik Indonesia. Kakak tua raja, muri kabare, kaka tua, dan juga jenis kakak tua lainnya," terangnya, Sabtu (4/11).
Selain Solo Parrot Lovers, peserta komunitas lainnya adalah Musang Solo (Muslo). Mereka pun turut mengenalkan beberapa jenis musang kepada masyarakat. "Di sini kita bawa jenis musang pandan, akar, rase dan oter. Yang paling banyak dipelihara adalah jenis musang pandan, karena lebih mudah untuk dibudidayakan juga," beber anggota Muslo, Sugiyanto (41).
Sejumlah pengunjung pun memberikan apresiasi atas digelarnya pameran ini. Selain menjadi hiburan, masyarakat yang datang dalam pamaren menjadi bertambah pengetahuannya. "Pameran ini sangat bagus untuk edukasi. Karena dengan melihat pameran bisa lebih tahu mengenai flora dan fauna yang ada di Indonesia," ucap salah satu pengunjung, Ely (12).
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Direktur Utama Perusda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyatakan, pameran flora dan faunda digelar sebagai tindak lanjut atas Surat Keputusan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. "Kegiatan ini untuk lebih mendekatkan alam dengan manusia, dan mendekatkan manusia dengan alam, sesuai dengan temanya," tutur Bimo kepada jawapos.com.
Even ini sekaligus menjadi momen untuk percepatan revitalisasi TSTJ. "Ini kan juga dianggarkan Rp 2 miliar untuk pembangunan kandang, sehingga percepatan revitalisasi juga bisa terealisasikan," tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
