
Sebanyak 114 anggota Satuan Komunitas (Sako) Pramuka di Jawa Timur mendapat pembekalan kewirausahaan. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebanyak 114 anggota Satuan Komunitas (Sako) Pramuka di Jawa Timur mendapat pembekalan kewirausahaan. Pelatihan ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kontribusi generasi muda dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
Materi kewirausahaan disampaikan Andalan Daerah Urusan Usaha Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur sekaligus pengusaha Surabaya Hendy Setiono. Kegiatan yang berlangsung di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Jombang pada 20–21 Oktober itu mengangkat tema The Hustle to Scale: Think Big, Start Small, Scale Smart.
Hendy mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian dari program Pramuka Produktif yang diinisiasi Kwarda Jatim. Program ini bertujuan membentuk anggota Pramuka yang tidak hanya memiliki keterampilan keorganisasian, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, anggota Pramuka memiliki fondasi karakter yang relevan untuk terjun ke dunia usaha. Kedisiplinan, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan menjadi modal awal dalam membangun dan mengembangkan bisnis.
“Pramuka masa kini perlu tampil sebagai generasi produktif yang ikut menggerakkan ekonomi di sekitarnya,” ujar Hendy saat dikonfirmasi di Surabaya pada Jumat (23/10). Dia menilai anggota Pramuka perlu didorong agar berani menciptakan peluang usaha sendiri. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi turut berkontribusi melalui kegiatan ekonomi yang berdampak bagi lingkungan sekitar.
Dalam materi yang disampaikan, Hendy memaparkan tiga prinsip penting untuk mengembangkan bisnis. Yakni menetapkan target besar, memulai usaha dari langkah sederhana, serta menyusun strategi pengembangan secara terukur.
Selain itu, kemampuan membaca peluang pasar perlu diimbangi dengan pembangunan jejaring dan komitmen menjaga integritas.
Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. “Pramuka tidak sekadar menyaksikan perubahan zaman, tetapi ikut mengambil peran lewat usaha yang mereka bangun sendiri,” katanya.
Selain kemampuan membaca peluang, Hendy menekankan pentingnya membangun jejaring dan menjaga integritas dalam menjalankan usaha. “Nilai nilai tersebut sejalan dengan pembentukan karakter anggota Pramuka melalui Tri Satya dan Dasa Darma,yang dipegang setiap anggota Pramuka,” ungkapnya.
Hendy mencontohkan pengalamannya merintis usaha kuliner dari sebuah gerobak di Surabaya pada 2003.“Usaha bisa bertahan dan terus tumbuh karena kemampuan beradaptasi, serta berinovasi dalam membaca peluang pasar,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022