Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 23.31 WIB

Siapkan Program UMKM hingga Perlindungan Perempuan dan Anak, PP P3B Kembali Aktif

Ilustrasi Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). (Dok. Jawa Pos) - Image

Ilustrasi Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com – Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu (PP P3B) kembali mengaktifkan organisasinya melalui pelantikan pengurus pusat masa bakti 2026–2031 di Jakarta, Minggu (11/10).

Organisasi ini menyiapkan sejumlah program yang mencakup pemberdayaan ekonomi, pendidikan keterampilan, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan dan pemerintahan.

“Melalui PP P3B, saya ingin perempuan-perempuan Bengkulu bersatu. Kita memiliki banyak perempuan hebat dengan kemampuan, pengalaman, dan prestasi di bidang masing-masing. Potensi ini perlu kita satukan agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat saling mendukung, berkolaborasi, dan bersama-sama memajukan Provinsi Bengkulu,” ujar Ketua Umum PP P3B Diah Nurhadini dalam keterangan tertulis yang diterima.

Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, PP P3B berencana mendorong pengembangan UMKM, pelatihan keterampilan, edukasi mengenai perundungan dan kekerasan, serta perlindungan perempuan dan anak. Organisasi ini juga ingin memperluas kesempatan perempuan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan di bidang pemerintahan dan pembangunan.

Ketua Dewan Pembina PP P3B Maya Miranda Ambarsari menekankan pentingnya solidaritas dan kontribusi nyata bagi daerah asal. Menurutnya, keterlibatan anggota perlu melampaui kebanggaan terhadap identitas sebagai orang Bengkulu.

“Kita harus bangga menjadi orang Bengkulu. Mari bersama-sama membangun Bengkulu dengan cara dan kemampuan masing-masing. Dengan saling menghormati, menyayangi, dan membantu, kita bisa menjadi lebih kuat,” kata Maya.

Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu (PP P3B) masa bakti 2026-2031 resmi diaktifkan. (Istimewa)

Anggota DPD RI asal Bengkulu, Hj. Lenny John Latief, juga menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan dalam pembangunan, terutama di bidang kepemimpinan dan pemerintahan. Ia berharap PP P3B dapat menjadi wadah untuk mengonsolidasikan potensi perempuan di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Harapan kami, perempuan semakin hadir dan mengambil peran dalam pembangunan. Potensi ini perlu disatukan agar kita bisa bersama-sama mengangkat perempuan dan memajukan Provinsi Bengkulu,” ujar Lenny.

Salah satu inisiator PP P3B, Mawarti Anwar Duramin, menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki sejarah sejak 1968. Musyawarah pada 2025 menjadi titik awal upaya menghidupkan kembali organisasi dengan cakupan dan program yang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore