
Personel grup tongtong Sumenep Angin Ribut berfoto bersama setelah gladi bersih di Teras Udayana Mataram, Selasa (6/10). (Istimewa)
JawaPos.com – Upaya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong kesenian tongtong semakin masyhur di Indonesia dan dunia terealisasi akhir pekan ini. Musik tongtong akan mendapat panggung di pentas internasional pada gelaran balapan motor paling bergengsi di dunia yaitu MotoGP.
Lewat grup musik tongtong kebanggaan Sumenep, Angin Ribut Pasongsongan, mereka akan tampil dalam rangkaian internasional Spirit Rider MotoGP Mandalika 2026. Penampilan tersebut dijadwalkan pada Rabu (7/10). Momentum ini menjadi bagian dari Rider’s Parade menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika Circuit pada 9-11 Oktober 2026.
Agenda ini bukan sekadar pertunjukan musik. Angin Ribut membawa identitas budaya bersama dentuman tongtong keluar dari tanah kelahirannya. Penampilan grup tongtong Sumenep ini juga menyampaikan pesan bahwa budaya Madura siap menyapa dunia.
Kesenian tradisional yang tumbuh di tengah masyarakat Madura itu memang tidak hanya dipertahankan sebagai warisan masa lalu. Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, musik tongtong terus diberi ruang untuk berkembang, berkreasi, dan tampil di berbagai kegiatan budaya.
Perhatian terhadap keberlanjutan tongtong terlihat jelas dalam Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026. Bupati Achmad Fauzi mendorong para seniman untuk meningkatkan kreativitas melalui aransemen musik yang inovatif, namun tetap mempertahankan karakter khas tongtong sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kabupaten Sumenep.
Bupati juga menekankan pentingnya inovasi agar musik tongtong tetap hidup, berkembang, dan mampu menarik minat generasi muda tanpa kehilangan jati dirinya.
Kini, ruang itu kembali membawa nama Sumenep ke panggung yang lebih luas. Setelah sebelumnya mencuri perhatian dalam perhelatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Jogjakarta, termasuk di kawasan Malioboro dengan konsep ”Pamor Sumekar”, kini giliran Mandalika yang akan diguncang.
Untuk tampil di Mandalika, Angin Ribut Pasongsongan tidak berangkat sendiri. Mereka berkolaborasi dengan Sanggar Tari Abinar dan Sanggar Tari Pottre Angin di bawah koordinasi Disbudporapar Sumenep.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022