
Gempa Magnitudo 2.2 mengguncang Bandung, pusat gempa berada di Selatan Bandung dan terasa sampai Pangalengan. (X @InfoBMKG)
JawaPos.com - Gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 2,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/9) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran terjadi pada pukul 06.21 WIB dan dirasakan hingga wilayah Pangalengan.
Berdasarkan laporan resmi dari BMKG, pusat gempa bumi berada di darat, tepatnya 26 kilometer arah selatan Kabupaten Bandung.
Gempa ini memiliki tingkat kedalaman yang tergolong sangat dangkal, yakni 5 kilometer di bawah permukaan tanah.
"Info Gempa dirasakan mag 2.2, lokasi pusat gempa berada di darat 26 km selatan Kab. Bandung," tulis laporan BMKG.
Secara koordinat geografis, titik episentrum guncangan terletak pada 7,25 LS dan 107,58 BT.
Meskipun berkekuatan relatif kecil, sejumlah warga Kabupaten Bandung melaporkan merasakan getaran. Skala intensitas gempa tercatat berada pada MMI II di wilayah Pangalengan.
Skala MMI II menandakan bahwa getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini, BMKG belum merilis laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun potensi gempa susulan akibat peristiwa ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022