Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 September 2026 | 02.19 WIB

23 Kilometer Pantai Karawang Alami Abrasi, Bibit, Pohon Mangrove Diperlukan

Ilustrasi penanaman pohon mangrove. (Istimewa) - Image

Ilustrasi penanaman pohon mangrove. (Istimewa)

JawaPos.com - Abrasi masih menjadi persoalan di wilayah pesisir Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Berdasar data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang pada 2020, lebih dari 23 kilometer garis pantai di wilayah tersebut berada dalam kondisi abrasi yang buruk.

Pohon Mangrove pun menjadi hal yang sentral untuk mengatasi hal ini.

Kondisi itu menjadi salah satu alasan dilakukannya penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai Jaya Bahari, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Karawang.

Kegiatan tersebut digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang bersama Unicharm Indonesia dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir.

Vegetasi tersebut dapat membantu menyerap karbon, melindungi garis pantai dari gelombang tinggi, serta mengurangi risiko erosi dan abrasi.

Hari Mangrove Sedunia diperingati setiap 26 Juli.

Peringatan yang ditetapkan UNESCO tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore