
Situasi SPBU yang ditutup menunggu pasokan BBM dari Integrated Terminal Makassar (eks Terminal BBM) PT Pertamina Patra Niaga, di Jalan Aroepala (eks Letjen Hertasning) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9). (ANTARA/Darwin Fatir)
JawaPos.com - Sejumlah warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, rela mengantre sejak Kamis subuh.
Mereka menunggu pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan didistribusi PT Pertamina Patra Niaga pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), karena khawatir tidak kebagian bensin untuk digunakan beraktivitas.
"Saya memang sejak subuh rela menunggu antre bensin di SPBU Manggala, jangan sampai habis lagi. Antreannya sangat panjang," ucap Heru menuturkan usai berjuang mendapatkan bensin di SPBU Manggala, Makassar, Kamis.
Dari pantauan lain di dua SPBU Jalan Letnan Jenderal Hertasning dan Aroepala (eks Letjen Hertasning) sejak pagi buta, sudah terlihat masyarakat berkumpul menunggu pasokan BBM. Mereka menunggu tanpa kejelasan ketersediaan bahan bakar itu.
"Bensinnya sudah habis. Belum masuk (jatah BBM) pak, katanya sementara pengiriman. Memang sudah pesan sejak kemarin, tapi belum datang, belum tahu kapan masuk. Sekarang bisa dicek di aplikasi, tapi belum ada respons dari Pertamina," tutur Wawan, pegawai SPBU nomor 74.902.50 Jalan Aroepala.
Ia juga menunjukkan aplikasi alur distribusi stok BBM yang dipasok dari Integrated Terminal Makassar (eks Terminal BBM) di Jalan Nusantara. Terlihat belum ada tanda-tanda pengiriman waktunya. "SPBU hanya menjual BBM pak, kami tidak tahu kapan datang (pasokannya)," ucapnya singkat.
Sementara itu, sejumlah SPBU di beberapa tempat dijaga aparat kepolisian serta petugas Dinas Perhubungan. Mereka mengatur kendaraan roda empat yang sudah parkir di badan jalan sejak malam untuk antre lebih pagi. Antreannya sangat panjang hingga menimbulkan kemacetan parah.
"Sampai kapan begini terus, masyarakat terus-terus kesulitan bahan bakar. Bukan hanya bensin subsidi yang antre, BBM non subsidi juga sama. Pertamina harus menjelaskan permasalahan sebenarnya kepada publik," tutur Usman pria paruh baya berprofesi sebagai supir itu.
Selain BBM bersubsidi sulit diperoleh dan harus berjuang antre mendapatkannya, begitu pun BBM non subsidi kehabisan di SPBU membuat kondisi ketahanan energi ini menjadi sangat memprihatinkan. Tidak hanya di SPBU, ironisnya, Pom mini tak resmi juga terlihat antrean padat pembeli bensin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022