Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2026 | 05.16 WIB

Solusi Nelayan Tuban Naikkan Nilai Jual: Tim UNUGIRI Kenalkan Alat Pengukur Kesegaran Ikan

Tim PKM UNUGIRI selenggarakan program pengabdian kepada masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang. (Istimewa) - Image

Tim PKM UNUGIRI selenggarakan program pengabdian kepada masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang. (Istimewa)

JawaPos.com - Masalah konsistensi kualitas hasil tangkapan laut yang kerap memengaruhi harga jual nelayan di pesisir Kabupaten Tuban kini mulai menemukan titik terang. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) mendatangkan teknologi tepat guna untuk membantu nelayan mengukur kesegaran ikan secara objektif dan akurat.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui edukasi dan pengenalan teknologi Smart Fish Quality Monitoring berbasis electronic nose di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Kabupaten Tuban. Kehadiran tim akademisi ini disambut hangat oleh warga yang tergabung dalam Rukun Nelayan TPI Palang.

Selama ini, penilaian kualitas dan kesegaran ikan di tingkat nelayan kerap dilakukan secara manual. Metode konvensional tersebut dinilai kurang konsisten sehingga tak jarang memicu keraguan pembeli dan berdampak pada fluktuasi harga jual.

Melalui program bertajuk Hilirisasi Hasil Penelitian dalam Monitoring Mutu Ikan Guna Meningkatkan Kualitas dan Nilai Jual Hasil Tangkapan Nelayan TPI Palang Kabupaten Tuban, tim lintas disiplin UNUGIRI berdialog menyerap kendala lapangan sekaligus memberikan edukasi penggunaan alat pemantau berbasis sensor tersebut.

Ketua Tim PKM UNUGIRI yang juga Ketua Program Studi Teknik Informatika Mula Agung Barata menegaskan, digitalisasi pemantauan mutu merupakan kunci standardisasi komoditas perikanan lokal.

"Kami berharap hilirisasi inovasi alat pengukur kesegaran ikan ini bermanfaat. Tujuannya agar mutu ikan nelayan Tuban selalu terjamin dan terstandarisasi," tegas Mula.

Dorong Kepercayaan Konsumen dan Pemenuhan Gizi

Penerapan teknologi tepat guna ini tak hanya berfokus pada ranah teknis, tetapi juga menyasar aspek keberlanjutan ekonomi dan kesehatan masyarakat pesisir. Anggota tim pengabdi Dr. Hamam Burhanuddin menyoroti pentingnya menjaga integritas mutu hasil laut demi mempertahankan basis pelanggan para nelayan.

"Menjaga kualitas ikan secara konsisten adalah kunci utama keberkahan rezeki. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat dapat terus mempertahankan kepercayaan pembeli," ungkap Dr. Hamam.

Dari kacamata kesehatan, anggota tim akademisi lainnya, Wahyu Setia Kuscahyaning Putri menambahkan bahwa keterjaminan mutu tangkapan berbanding lurus dengan pemenuhan gizi masyarakat luas.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore