Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 00.40 WIB

Bangunan Baru SD Negeri Bugel Jogja Sudah Rusak, Genteng Rontok Hingga Siswa Terkunci di Kamar Mandi

BERMAIN: Siswa SD Negeri Bugel di waktu istirahat bermain di selasar sekolah - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
BERMAIN: Siswa SD Negeri Bugel di waktu istirahat bermain di selasar sekolah - ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
 

JawaPos.com - Bangunan SD Negeri Bugel, Jogjakarta, alami kerusakan. Beberapa kali atap rontok hingga terjadi insiden siswa terkunci di kamar mandi. Padahal bangunan sekolah tersebut terhitung baru, setelah tergusur pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Ketua Komite SDN Bugel Patriatmoko menjelaskan, pembangunan sekolah telah usai sejak Desember 2025 lalu. Sebelumnya, SDN Bugel terdampak pembangunan JJLS, hingga terpaksa melaksanakan KBM di rumah warga. Namun tahun 2025, pembangunan sekolah baru telah dilakukan. Lokasinya hanya bergeser 50 meter dari tempat lama

"Ini mulai ditempati sejak Januari 2026, tapi sudah terlihat kerusakannya," ucap Patri, dilansir dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Minggu (21/6).

Patri menjelaskan, sejak ditempati awal Januari 2026 lalu, bangunan baru terkesan tak layak. Pasalnya, bangunan dinilai kurang berkualitas dan cenderung banyak kerusakan. Paling terlihat ada pada dinding sekolah yang mulai retak, padahal umurnya tak lebih dari setahun.

Orangtua melalui komite sekolah turut menyoroti kualitas atap sekolah. Atap sekolah dengan rangka kayu dan genteng tanah liat tak berkualitas. Bahkan terjadi insiden genteng rontok. 

Pihaknya mencurigai, rangka atap kayu tak terlalu kuat. Mengingat selama pembangunan, orangtua menyaksikan rangka dipasang tak simetris.

Plafon sekolah dirasa cukup membahayakan siswa. Lantaran, telah muncul retak pada plafon. Plafon yang terbuat dari grc atau sejenisnya dinilai rawan ambrol. Bahkan sempat terjadi plafon jatuh, untungnya tak mengenai siswa. Kejadian itu membuat orangtua atau wali murid khawatir.

"Ada insiden siswa terkunci di dalam kamar mandi, kunci pintu sekolah juga sudah rusak," ucapnya.

Insiden siswa terkunci di dalam kamar mandi turut mewarnai hari-hari di bangunan baru. Beberapa siswa sempat terkunci di kamar mandi, dan terpaksa harus diselamatkan dari luar. Selain itu, handle pintu kelas mulai menampakkan kerusakan.

Pihak sekolah dan komite sebenarnya telah mengusulkan perbaikan ulang ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo. Akan tetapi dari penanggungjawab proyek tak segera melakukan perbaikan. Sempat beberapa kali kontraktor melakukan perbaikan, namun kerusakan kembali muncul. 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore