Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2026 | 03.02 WIB

APJI Konsolidasikan 29 DPD, Perkuat Peran Industri Jasaboga sebagai Mitra Strategis Pemerintah

APJI menggelar Rakernas 2026 di Yogyakarta dengan fokus memperkuat industri jasaboga nasional yang berkontribusi hampir 10 persen terhadap PDB Indonesia. (Istimewa) - Image

APJI menggelar Rakernas 2026 di Yogyakarta dengan fokus memperkuat industri jasaboga nasional yang berkontribusi hampir 10 persen terhadap PDB Indonesia. (Istimewa)

JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, pada 3–5 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota dari 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJI di seluruh Indonesia, serta perwakilan jejaring internasional APJI dari Australia, Belanda, dan Inggris Raya.

Mengusung tema “Konsolidasi Nasional dan Pengokohan Organisasi Menuju APJI sebagai Mitra Strategis Utama Jasaboga”, Rakernas menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi pengembangan industri jasaboga nasional yang semakin kompetitif.

Ketua Umum APJI, Tashya Megananda Yukki, mengatakan industri jasaboga memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, pengembangan UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja.

"Rakernas APJI merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota. Kami ingin memastikan APJI terus menjadi organisasi yang relevan, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri jasaboga Indonesia," ujarnya.

Industri Jasaboga Berkontribusi Besar bagi Perekonomian

Menurut Tashya, industri jasaboga bersama sektor makanan dan minuman memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional.

Nilai kontribusinya diperkirakan mencapai hampir 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau setara Rp2.300 triliun. Selain itu, sektor ini juga menyerap sekitar 11,7 juta tenaga kerja.

Data APJI menunjukkan jumlah usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia telah mencapai sekitar 4,85 juta unit usaha dengan total perputaran omzet mencapai Rp998 triliun.

Pelantikan DPD Papua Tengah dan Penguatan Ekosistem Industri

Rakernas APJI 2026 juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antaranggota dari berbagai daerah sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pelantikan DPD APJI Papua Tengah. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendorong pemerataan pengembangan industri jasaboga hingga ke wilayah timur Indonesia.

"Hal tersebut menjadi bukti bahwa APJI memberikan perhatian serius terhadap pemerataan pengembangan industri jasaboga di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah timur yang memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh," kata Tashya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore