
APJI menggelar Rakernas 2026 di Yogyakarta dengan fokus memperkuat industri jasaboga nasional yang berkontribusi hampir 10 persen terhadap PDB Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, pada 3–5 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota dari 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) APJI di seluruh Indonesia, serta perwakilan jejaring internasional APJI dari Australia, Belanda, dan Inggris Raya.
Mengusung tema “Konsolidasi Nasional dan Pengokohan Organisasi Menuju APJI sebagai Mitra Strategis Utama Jasaboga”, Rakernas menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi pengembangan industri jasaboga nasional yang semakin kompetitif.
Ketua Umum APJI, Tashya Megananda Yukki, mengatakan industri jasaboga memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, pengembangan UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga:Penetrasi Internet Indonesia Tembus 81,72 Persen, APJII Sebut jadi Kebutuhan Utama Masyarakat
"Rakernas APJI merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota. Kami ingin memastikan APJI terus menjadi organisasi yang relevan, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri jasaboga Indonesia," ujarnya.
Menurut Tashya, industri jasaboga bersama sektor makanan dan minuman memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional.
Nilai kontribusinya diperkirakan mencapai hampir 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau setara Rp2.300 triliun. Selain itu, sektor ini juga menyerap sekitar 11,7 juta tenaga kerja.
Data APJI menunjukkan jumlah usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia telah mencapai sekitar 4,85 juta unit usaha dengan total perputaran omzet mencapai Rp998 triliun.
Rakernas APJI 2026 juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antaranggota dari berbagai daerah sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pelantikan DPD APJI Papua Tengah. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendorong pemerataan pengembangan industri jasaboga hingga ke wilayah timur Indonesia.
"Hal tersebut menjadi bukti bahwa APJI memberikan perhatian serius terhadap pemerataan pengembangan industri jasaboga di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah timur yang memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh," kata Tashya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
