Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Mei 2026 | 22.33 WIB

Dalami Blackout Sumatera, Penyidik Bareskrim Polri Sita Konduktor Putus dari Sutet di Jambi

Tim dari Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menerjunkan tim ke titik putus sambungan Sutet 175 - 176 Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Jambi. Polisi menyelidiki penyebab black out yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera. (Istimewa) - Image

Tim dari Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menerjunkan tim ke titik putus sambungan Sutet 175 - 176 Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Jambi. Polisi menyelidiki penyebab black out yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera. (Istimewa)

JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri turun tangani mendalami blackout di Sumatera pada Jumat (22/5). Polisi melakukan penyelidikan untuk mencari tahu secara pasti penyebab pemadaman listrik di beberapa daerah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau, dan sebagian Jambi tersebut.

Menurut Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni, penyelidikan oleh instansinya dimulai dengan mengirimkan tim ke Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi pada Minggu (24/5). Dia menyebut, lokasi tersebut merupakan titik putus aliran listrik. Persinya pada Menara Sutet 175-176 milik PLN.

”Polisi menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera,” ungkap Irhamni dalam keterangan yang diterima oleh awak media di Jakarta.

Tidak sendirian, tim dari Dittipidter Bareskrim Polri turut didampingi oleh tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri dan petugas PLN. Bersama-sama, mereka melakukan pengecekan. Dari pengecekan itu ditemukan konduktor dalam keadaan putus. Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab putusnya konduktor itu.

”Barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut. Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, PLN menyatakan bahwa pemadaman listrik massal di wilayah Sumatera terjadi sejak pukul 18.44 WIB pada Jumat lalu. Saat itu, PLN mengungkap bahwa penyebab blackout itu adalah cuaca buruk. Akibatnya aliran listrik ke sebagian wilayah Sumatera padam. Kondisi itu berdampak langsung pada aktivitas masyarakat di beberapa provinsi.

”Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatera, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit, dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” terang Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo melalui keterangan resmi.

Sejak mengidentifikasi masalah tersebut, PLN bergegas bergerak melakukan pemeriksaan dan mengupayakan pemulihan sistem kelistrikan. Darmawan menyatakan bahwa dalam 2 jam, jaringan transmisi yang mengalami gangguan berhasil dipulihkan kembali. Prioritas PLN saat itu adalah mengoperasikan kembali pembangkit-pembangkit yang sebelumnya terdampak dan melakukan penyelarasan dengan sistem transmisi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore