
Kapolda Jambi Irjen Krisno Siregar mengungkap keberhasilan jajarannya menggagalkan upaya penyelundupan narkoba berbagai jenis dari Riau menuju Sumsel. (Polda Jambi)
JawaPos.com - Jajaran kepolisian dari Polda Jambi berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba berbagai jenis dengan nilai mencapai Rp 25,9 miliar. Terdiri atas 20 kilogram sabu, 20.241 butir ekstasi, dan 1.975 bungkus cartridge vape merk Yakuza.
Menurut Kapolda Jambi Irjen Krisno Siregar keberhasilan jajarannya menggagalkan peredaran barang haram tersebut tidak lepas dari kerja keras bersama. Hasilnya, mereka sukses mengamankan barang bukti narkoba dalam jumlah besar berikut dengan 4 orang tersangka.
Krisno mengungkapkan bahwa narkoba sebanyak itu hendak diselundupkan dari Pekanbaru, Riau menuju Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk diedarkan. Namun, berkat kesigapan Polda Jambi, perbuatan jahat yang berpotensi merusak masa depan 124.191 jiwa itu berhasil digagalkan.
”Yang dapat diselamatkan adalah 124.191 jiwa dan Rp 596,11 miliar pengeluaran negara berhasil dicegah untuk biaya rehabilitasi (bila ratusan ribu jiwa itu terpapar narkoba),” ungkap Krisno dalam keterangan resmi pada Senin (11/5).
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi yang diterima oleh aparat kepolisian di Jambi pada Minggu (3/5). Mereka mendapat kabar bakal terjadi upaya penyelundupan narkoba melalui Jambi. Atas informasi tersebut, polisi langsung melakukan pendalaman.
Dari pendalaman itu, diperoleh 1 unit mobil Toyota Sigra berwarna putih. Saat petugas memantau pergerakan kendaraan itu, tampak 1 unit mobil Xenia putih ikut membuntuti dan langsung putar arah untuk melarikan diri. Tindakan tersebut direspons oleh petugas dengan melakukan pengejaran.
”Petugas berhasil mengamankan tersangka MFR dan JHM di dalam mobil Sigra putih. Mereka membawa narkotika di simpan di dalam mobil Xenia putih yang melarikan diri,” kata Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Dewa Made Palguna.
Tidak lama setelahnya, petugas menemukan mobil Xenia putih yang sempat melarikan diri dalam posisi terparkir di salah satu rumah warga. Persisnya di wilayah Sekernan, Muaro Jambi. Didampingi oleh pengurus RT setempat, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkoba.
Barang bukti tersebut tersimpan dalam satu tas bermotif loreng. Total ditemukan sebanyak 20 paket besar narkotika jenis sabu, 1 tas warna hitam berisi 10 paket besar narkotika jenis ekstasi, dan 1 tas warna hitam berisi 16 paket besar berisi narkotika jenis etomidate.
”Pemeriksaan terhadap tersangka MFR dan JHM mengakui bahwa narkotika tersebut dibawa dari Pekanbaru menuju Palembang untuk diedarkan di wilayah provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022