
Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat ditemui di Pendopo Agung Bangkalan. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPR)
JawaPos.com - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bangkalan menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Salah satu persoalan utama yang muncul adalah keterbatasan lahan yang dinilai belum memenuhi kriteria untuk pembangunan gedung koperasi. Kondisi ini membuat proses realisasi program berjalan tidak merata di seluruh desa.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya mendukung pelaksanaan program tersebut. Meskipun petunjuk teknis tidak mengatur secara rinci peran pemerintah daerah, pemkab tetap mengambil langkah aktif. Salah satunya dengan membantu penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi.
”Terutama memfasilitasi pengadaan lahan. Alhamdulillah, di Bangkalan ada lahan pemkab yang bisa digunakan untuk KDKMP,” terangnya.
Ia mengakui, sebagian besar lahan milik pemerintah desa dinilai kurang strategis untuk pembangunan koperasi. Karena itu, beberapa proyek KDKMP akhirnya memanfaatkan aset milik pemerintah kabupaten agar tetap bisa berjalan sesuai rencana.
”Mayoritas lahan desa tidak strategis, sehingga sebagian menggunakan lahan pemkab,” katanya.
Di sisi lain, Lukman juga menegaskan bahwa kebijakan terkait dana desa bukan berupa pemotongan anggaran. Namun, lebih pada pengalihan penggunaan dana yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan fisik menjadi penguatan ekonomi melalui koperasi.
”Anggarannya tidak terpotong, tapi dialihkan untuk pembangunan koperasi,” jelasnya.
Meski demikian, dampak dari pengalihan tersebut tetap dirasakan oleh pemerintah desa. Sejumlah proyek infrastruktur, terutama pembangunan dan perbaikan jalan desa, mengalami penundaan. Untuk mengurangi dampak tersebut, pemerintah kabupaten berencana mengambil alih sebagian pekerjaan infrastruktur.
”Perbaikan jalan poros desa akan kami tangani untuk mengurangi dampak pengalihan DD,” ujarnya.
Saat ini, pembangunan KDKMP di Bangkalan terus berjalan secara bertahap. Dari total rencana yang ada, sebanyak 91 unit koperasi tengah dalam proses pembangunan. Namun, baru enam unit yang sudah siap beroperasi.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
