
Puluhan mobil operasional KDMP berjejer di halaman Kodim 0724 Boyolali. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
JawaPos.com - Puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai didistribusikan di Kabupaten Boyolali. Sebanyak 71 unit mobil yang didatangkan dari India kini telah tiba dan ditempatkan di Kodim 0724/Boyolali sejak Kamis (9/4).
Kendaraan tersebut memiliki tampilan seragam berwarna putih dengan identitas “Cendrawasih” di bagian belakang. Selanjutnya, mobil-mobil itu langsung disalurkan kepada KDMP yang sudah beroperasi di wilayah Boyolali.
Sebanyak 71 kepala desa bersama pengurus koperasi menerima jatah kendaraan operasional pada tahap awal ini. Mereka dapat mengambil unit masing-masing setelah menyelesaikan proses administrasi di Kodim setempat.
Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, menjelaskan bahwa secara keseluruhan sudah ada 138 KDMP yang pembangunannya rampung sepenuhnya. Namun, pada tahap pertama distribusi, baru 71 unit kendaraan yang disalurkan.
"Tetapi kita dukung dulu 71 desa untuk tahap pertama ini. Karena memang, selain bangunan yang sudah 100 persen, struktur pengurus KDMP di 71 Desa itu juga sudah terbentuk,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi KDMP yang telah siap beroperasi tetapi belum menerima kendaraan, distribusi akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. Penyaluran tahap kedua ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat, bahkan diharapkan rampung pada akhir bulan yang sama.
Selain kendaraan operasional, pemerintah juga mulai melengkapi sarana dan prasarana pendukung di gerai KDMP. Beberapa fasilitas seperti pendingin ruangan (AC) dan rak display untuk kebutuhan operasional koperasi sudah mulai didistribusikan secara bertahap.
“Ini juga kita sudah mulai ada pengisian sarpras lainnya. Yaitu berupa seperti AC, kemudian rak-rak untuk nanti diisi gerai untuk perlengkapan sudah kita cicil juga mulai dari hari ini,” tambahnya.
Dari sisi pembangunan fisik, progres KDMP di Boyolali menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga saat ini, sekitar 250 gedung telah berdiri dari total target 267 desa dan kelurahan.
Meski demikian, masih ada sejumlah kendala yang dihadapi. Beberapa lokasi belum dapat dibangun karena berada di kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Selain itu, terdapat pula lokasi yang status lahannya masih berupa aset pemerintah daerah dan sedang dalam proses hibah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
