Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 21.31 WIB

Balita Diduga Diikat dan Ditelantarkan di Daycare Little Aresha, Orang Tua Korban Gerudug Polresta Jogja

Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta, ternyata tidak mengantongi izin operasional. (Dokumentasi Radar Yogyakarta) - Image

Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta, ternyata tidak mengantongi izin operasional. (Dokumentasi Radar Yogyakarta)

JawaPos.com - Puluhan orang tua yang menitipkan anaknya di Little Aresha Daycare mendatangi Polresta Jogja pada Sabtu (25/4) siang. Kedatangan mereka untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di tempat tersebut.

Seperti diketahui, daycare yang berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara No 27, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja itu sebelumnya telah digerebek oleh jajaran Polresta Jogja pada Jumat (24/4/2026) sore. Dalam penggerebekan tersebut, para pengasuh diduga melakukan tindakan kekerasan sekaligus penelantaran terhadap anak-anak.

Salah satu orang tua korban, Noorman Windarto, mengatakan kehadiran mereka di Polresta Jogja juga untuk mengikuti jalannya gelar perkara yang dilakukan pihak kepolisian. Para orang tua berharap kasus ini ditangani secara serius hingga tuntas, serta pelaku mendapat hukuman maksimal.

"Kami mohon dukungan warga DIY untuk mengawal kasus ini. Kami benar-benar tidak tega melihat anak-anak diperlakukan seperti itu," katanya seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Minggu (26/4).

Menurut Noorman, kondisi yang terungkap dari video penggerebekan sangat memukul perasaan para orang tua.

"Sungguh tidak manusiawi. Kami percayakan di sana, ternyata di video itu saya lihat anak-anak kecil itu hanya pakai pampers, bajunya telanjang, dan diikat pakai kain," jelasnya.

Ia juga mengaku sebelumnya sempat menemukan kejanggalan pada kondisi anaknya, seperti adanya luka gores di bagian punggung dan bibir. Namun, saat dikonfirmasi kepada pengelola, pihak daycare selalu menyebut luka tersebut sudah ada sebelum anak dititipkan.

"Ternyata setelah terbongkar, orang tua lain juga mengalami hal serupa," tegasnya.

Selain dugaan kekerasan, para orang tua juga menyoroti kondisi kesehatan anak-anak yang dinilai memprihatinkan. Banyak anak mengalami batuk dan pilek berulang, bahkan beberapa didiagnosis pneumonia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore