Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 21.12 WIB

Buntut Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Jogja akan Sweeping dan Tutup Usaha Tak Berizin

Polisi menetapkan 13 tersangka kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Kepala yayasan, kepala sekolah, dan pengasuh jadi tersangka. - Image

Polisi menetapkan 13 tersangka kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Kepala yayasan, kepala sekolah, dan pengasuh jadi tersangka.

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan melakukan sweeping terhadap daycare-daycare yang beroperasi usai kasus kekerasan anak yang terjadi di daycelare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo. Tempat penitipan anak yang kedapatan tak punya izin pun akan ditutup.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, sweeping daycare akan dilakukan sesegera mungkin oleh perangkat kelurahan. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi kejadian serupa. Sekaligus memastikan legalitas tempat penitipan anak di Kota Jogja.

“Kalau tidak izin ya tutup, harus ditutup dan harus transparan karena ada protap-nya,” ujarnya saat ditemui di sela program bedah rumah di Kelurahan Prawirodirjan, Gondomanan, dikutip dari Radar Jogja, Minggu (26/4).

Di sisi lain, Mantan Bupati Kulon Progo itu juga menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar pertemuan dengan orang tua korban yang anaknya menjadi korban kekerasan pada daycare di Little Aresha hari ini.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menunjukkan kehadiran pemerintah dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak itu.

“Mudah-mudahan lancar semuanya,” pungkas Hasto.

Sebelumnya, Polisi menetapkan sebanyak 13 tersangka dalam kasus kekerasan anak yang terjadi di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha, Yogyakarta. Salah satu tersangka merupakan kepala yayasan.

Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia menjelaskan, dari hasil gelar perkara tersebut, 13 tersangka itu memiliki peran yang berbeda-beda dalam struktur lembaga tersebut.

"Kami menetapkan 13 orang tersangka sementara. Terdiri dari satu orang kepala yayasan, satu orang kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh," ujarnya kepada wartawan, dikutip dari Radar Jogja, Minggu (26/4).

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore