Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 20.28 WIB

Heboh Foto Balita Diikat, Daycare Little Aresha Yogya Ternyata Tak Punya Izin Resmi

Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta, ternyata tidak mengantongi izin operasional. (Dokumentasi Radar Yogyakarta) - Image

Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta, ternyata tidak mengantongi izin operasional. (Dokumentasi Radar Yogyakarta)

JawaPos.com - Nama Daycare Little Aresha, yang beralamat di Jalan Pakel Baru Utara No. 27, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, sedang ramai diperbincangkan setelah diduga melakukan kekerasan terhadap anak.

Foto-foto puluhan balita dengan kaki diikat dan mulut dilakban beredar luas di media sosial. Tidak hanya itu, fakta baru terungkap bahwa tempat penitipan anak tersebut tidak mengantongi izin operasional alias ilegal.

"Tidak berizin. Kami sudah cek, di Dinas Pendidikan maupun ke dinas perizinan," tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, Minggu (26/4).

Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberikan sanksi tegas, yakni menutup permanen Daycare Little Aresha. Sebab selain tak berizin, yayasan tempat penitipan anak tersebut juga terlibat kasus pidana dugaan kekerasan.

"Kemungkinan besar sudah tutup secara permanen karena memang sudah terjadi kejadian (kasus dugaan kekerasan). Di aturannya jelas, sanksinya bisa dilakukan penutupan," imbuhnya.

Retnaningtyas memastikan selain menutup permanen Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta melalui UPT PPA juga memberikan pendampingan psikologis dan bantuan hukum bagi korban serta orang tua mereka.

"Kami akan komunikasikan dengan orang tua untuk mencarikan jalan keluar terbaik agar pendidikan anak tetap berjalan. Sebagai langkah mitigasi, kami gerakan kader untuk melihat mana (daycare) yang berizin dan belum," pungkas Retnaningtyas.

Kronologi singkat

Kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan terhadap anak, yang menyeret Daycare Little Aresha Yogyakarta, terungkap setelah muncul kecurigaan dari para orang tua.

Beberapa orang tua mengaku anaknya sering menangis dan menunjukkan ketakutan saat diantar ke daycare, yang awalnya dianggap sebagai reaksi biasa. Seiring berjalannya waktu, kecurigaan tersebut terbukti.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore