Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 April 2026 | 17.24 WIB

Mengenal Sitinjau Lauik, Jalur Ekstrem di Sumatera Barat yang Indah Tapi Mematikan

Panorama di sekitar tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatra Barat. (Kementerian PU) - Image

Panorama di sekitar tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatra Barat. (Kementerian PU)

JawaPos.com - Sitinjau Lauik kembali menjadi sorotan setelah aksi rombongan pejabat yang menghentikan kendaraan di tengah jalur hanya untuk berfoto viral di media sosial. Diketahui sosok oknum pejabat tersebut salah satunya adalah eks anggota DPR Arteria Dahlan.

Tindakan tersebut menuai kritik luas, bukan semata karena mengganggu lalu lintas, tetapi karena dilakukan di salah satu ruas jalan paling ekstrem di Indonesia. Di tengah perbincangan itu, muncul pertanyaan yang kembali relevan: apa sebenarnya Sitinjau Lauik, dan mengapa jalur ini begitu penting sekaligus berbahaya?

Merangkum berbagai sumber, secara bahasa, Sitinjau Lauik berasal dari bahasa Minangkabau yang berarti melihat laut. Nama ini bukan sekadar kiasan.

Jalur yang berada di kawasan perbukitan Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, ini memang menawarkan pemandangan luas ke arah Kota Padang hingga garis laut di kejauhan.

Dari titik tertentu, hamparan kota yang berpadu dengan birunya Samudra Hindia menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang melintas.

Namun keindahan itu justru beriringan dengan kondisi jalan yang tidak biasa. Sitinjau Lauik merupakan bagian dari jalur yang menghubungkan Padang dengan Solok, sekaligus menjadi akses penting menuju wilayah Sumatera bagian tengah seperti Jambi.

Artinya, jalur ini bukan hanya dilewati wisatawan, tetapi juga menjadi urat nadi distribusi logistik dan mobilitas harian masyarakat. Setiap hari, kendaraan pribadi hingga truk bermuatan berat harus melintasi rute ini, menjadikannya salah satu jalur paling sibuk di Sumatera Barat.

Yang membuat Sitinjau Lauik berbeda adalah karakter jalannya yang ekstrem. Pengendara akan dihadapkan pada tanjakan dan turunan curam yang panjang, tikungan tajam beruntun, serta posisi jalan yang berada di sisi tebing dan jurang.

Dalam kondisi seperti itu, kendaraan, terutama truk, harus menjaga momentum saat menanjak dan ekstra hati-hati saat menurun. Sedikit saja kesalahan, risikonya bisa fatal.

Tak heran jika jalur ini kerap dikaitkan dengan berbagai insiden kecelakaan. Kasus kendaraan gagal menanjak, terguling, hingga rem blong saat turunan bukan hal baru di Sitinjau Lauik.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore