
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Perbatasan darat mengerahkan empat unsur petugas dalam menjaga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) masa libur Hari Raya Idul Fitri. Petugas itu berasal dari unsur Customs, Immigration, Quarantine, and Security (CIQS) atau dari bea cukai, imigrasi, karantina, dan keamanan.
Kesiapsiagaan itu terpantau di PLBN Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) yang menyiagakan petugas Customs, Immigration, Quarantine, and Security selama periode Lebaran 2026.
Kepala PLBN Badau Wendelinus Fanu mengatakan, pihaknya melakukan penguatan pelayanan dan pengawasan perlintasan orang dan barang di perbatasan Indonesia–Malaysia. Hingga saat ini kondisi perlintasan di PLBN Badau terpantau relatif normal.
Meski demikian, seluruh petugas tetap disiagakan dengan pengaturan jadwal piket yang disesuaikan melalui Posko Layanan Terpadu.
Baca Juga:Perlintasan Perbatasan Negara di Long Nawang Malinau Masih Sepi Jelang Hari Raya Idul Fitri
“Situasi perlintasan masih berjalan normal, namun kami tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Penyesuaian jadwal piket dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama libur Idul Fitri,” ujar Wendelinus, Kamis (19/3).
Dia menambahkan, guna mengantisipasi potensi peningkatan arus pelintas batas selama periode libur Idul Fitri, pelayanan lintas batas tetap dilaksanakan sesuai jam operasional yang berlaku, dengan penyesuaian khusus pada hari H Idul Fitri.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi seluruh pelintas batas,” tegasnya.
Terkait pentingnya koordinasi lintas instansi untuk mendukung efektivitas Posko Layanan Terpadu, peran keimigrasian difokuskan pada peningkatan pengawasan terhadap kepatuhan pelintas batas, khususnya dalam membawa dan menggunakan dokumen perjalanan yang sah sesuai ketentuan.
Sementara itu, unsur karantina kesehatan turut memperkuat pengawasan dengan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pelintas sesuai prosedur yang berlaku. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit lintas negara seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Idulfitri.
Untuk diketahui, PLBN Badau dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. BNPP menegaskan komitmen dalam memberikan pelayanan pelintas batas yang prima, aman, dan humanis selama periode libur Lebaran 2026.
