Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud (tengah). (Dina Angelina/Kaltim Post)
JawaPos.com - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya resmi membatalkan rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar, setelah menuai gelombang kritik dari masyarakat.
Keputusan ini diumumkan langsung melalui akun Instagram resminya, @h.rudymasud pada Senin (2/3).
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons pemerintah provinsi terhadap aspirasi publik yang menginginkan efisiensi anggaran.
Rudy menegaskan, pembatalan ini tidak akan mengganggu roda pemerintahan maupun kualitas pelayanan publik di Kalimantan Timur. Menurut dia, suara masyarakat adalah kompas utama dalam mengambil kebijakan.
"Kami ingin menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim memutuskan untuk membatalkan mobil dinas gubernur yang sebelumnya direncanakan," kata Rudy dikutip dari akun Instagram @h.rudymasud pada Senin (2/3).
Fokus utama Pemprov Kaltim saat ini adalah mengalihkan pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan warga.
Selain membatalkan pengadaan, Rudy juga menyampaikan permohonan maaf terbuka atas kegaduhan yang sempat terjadi di tengah masyarakat. Ia menganggap kritik yang masuk sebagai energi positif untuk membangun Kaltim.
"Di bulan yang penuh maghfirah, teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim. Kami mengucapkan terimakasih atas masukan masyarakat, kritik yang membangun, Insya Allah akan menjadi energi bagi kami dalam mewujudkan Kalitm sukses, menuju generasi emas, mohon doa restu," sambung Rudy.
Sebelum pembatalan ini diumumkan, rencana belanja mobil mewah tersebut sempat menjadi sorotan nasional.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyarankan agar pengadaan ditinjau ulang demi prinsip efisiensi.
Senada dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memberikan peringatan agar pemerintah daerah lebih bijak dalam menggunakan anggaran sesuai kebutuhan prioritas.
Hingga saat ini, Rudy Mas’ud mengaku masih menggunakan mobil pribadi untuk menjalankan tugas kedinasan, termasuk saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah pelosok seperti Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
