
Ilustrasi gempa bumi. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam sebulan terakhir, wilayah Pacitan diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 dan 6.4. Rentetan ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan ancaman gempa besar atau megathrust.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan bahwa Pacitan memang masuk dalam wilayah rawan gempa besar di pesisir selatan Jawa.
"Pacitan sering muncul dalam tsunami historis, karena berhadapan dengan megathrust Jawa, banyak teluk dan pantai sempit yang menyebabkan amplifikasi gelombang," ucap Daryono, Senin (9/2).
Pacitan juga letaknya diduga berada di atas segmen slab landai, sehingga koling subduksi menjadi kuat. Berdasarkan catatan sejarah, gempa dan tsunami besar pernah mengguncang Pacitan pada tahun 1859 dan 1840.
Merujuk pada catatan BPBD, Daryono mengungkapkan bahwa selain Pacitan, daerah-daerah di pesisir Jatim, seperti Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek, juga rawan gempa megathrust.
"Wilayah-wilayah itu berhadapan langsung dengan zona tumbukan lempeng di selatan Pulau Jawa. Dan gempa (megathrust) ini sangat bervariasi dalam magnitudo, bisa kecil, sedang, dan besar," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan megathrust merupakan istilah geologi untuk menyebut gempa bumi besar yang terjadi di zona pertemuan atau tumbukan (subduksi) antarlempeng tektonik.
"Di Selatan Jawa, megathrust terjadi akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," terang Daryono. Tumbukan ini dapat memicu gempa berkekuatan besar di atas magnitudo 7.
"Gempa megathrust sendiri waktunya tidak bisa diprediksi, tetapi biasanya akan didahului oleh gempa-gempa kecil dan itu bisa dipantau oleh BMKG melalui jaringan pemantauan kegempaan,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mencari informasi dan tidak khawatir berlebihan terkait potensi gempa megathrust, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Selatan Jawa Timur.
“Edukasi kebencanaan dan kesiapsiagaan sangat penting diketahui warga, terutamanya yang tinggal di wilayah pesisir selatan Jawa Timur yang berhadapan langsung dengan sumber gempa megathrust,” tukas Daryono. (*)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
