
Ilustrasi: Jatanras Polda Jatim menembak mati pembacok polisi di Lumajang. (Freepik)
JawaPos.com – Hanya butuh waktu kurang dari sepekan bagi Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, untuk melacak dan meringkus pelaku pembacokan terhadap anggota Polres Lumajang.
Pelaku yang diketahui berinisial A (30), warga Lumajang, tewas ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap, Minggu (14/12) malam.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, penindakan tersebut merupakan hasil pengembangan cepat pascakejadian pembacokan terhadap Aiptu Susanto, anggota Reskrim Polres Lumajang.
“Malam setelah kejadian, kami langsung melakukan pemantauan dan penyisiran ke sejumlah rumah kerabat pelaku. Sempat kami gerebek, namun pelaku berhasil melarikan diri,” kata Jumhur saat ditemui di kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya, Senin (15/12) dini hari.
Pengejaran terus dilakukan oleh tim Jatanras Polda Jatim bersama Satreskrim Polres Lumajang. Hingga akhirnya, pada Minggu (14/12 ) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku hendak melarikan diri ke rumah rekannya di wilayah Pasuruan.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi langsung bergerak membuntuti. Namun, saat akan diamankan, pelaku justru melawan.
“Pelaku berusaha kembali membacok anggota dengan senjata tajam jenis celurit yang dibawanya. Karena membahayakan petugas, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Jumhur.
Dalam penindakan tersebut, satu rekan pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.
“Saat diamankan, pelaku bersama satu rekannya. Rekannya berhasil kabur. Barang bukti yang kami amankan antara lain sepeda motor sarana dan senjata tajam yang digunakan pelaku,” imbuhnya.
Pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan kejahatan tersebut.
Diketahui sebelumnya, Aiptu Susanto dibacok oleh komplotan pencuri saat menjalankan tugas di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Lumajang, Kamis (11/12).
Peristiwa itu terjadi saat korban berupaya menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor. Saat pengejaran, kedua pelaku terjatuh usai menabrak pengendara lain.
Ketika Aiptu Susanto mendekat untuk mengamankan pelaku, A justru mengeluarkan celurit dan membacok korban.
Akibat kejadian tersebut, Aiptu Susanto mengalami tiga luka bacok, dengan luka terparah di bagian perut. Korban pun harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang.
“Korban sempat kritis selama dua hari. Saat ini kondisinya berangsur membaik,” imbuh Jumhur.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
