
RS Kapal Ksatria Airlangga berlayar ke Aceh Tamiang untuk bantu korban banjir. (Humas Unair)
JawaPos.com - Bantuan korban banjir di Aceh terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) yang tengah berlayar menuju Aceh Tamiang.
Ketua LPMB (Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan) Universitas Airlangga, Prof. Hery Purnobasuk mengatakan kedatangan RSKKA untuk membantu korban yang terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra.
"Tim Rapid Health Assessment RSKKA telah berkoordinasi dengan RS UNAIR. Tim itu juga sudah mendapatkan klinik sebagai basecamp untuk lokasi rawat jalan hingga rawat inap di Aceh Tamiang," tuturnya, Selasa (9/12).
Dari laporan yang dikirim oleh Tim RSKKA di Aceh Tamiang, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh korban, di antaranya tenaga dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, apoteker, kesehatan masyarakat, dan logistik.
“Sehingga kami kirimkan tenaga medis, yang sesuai dengan kebutuhan. Mereka ini (yang ikut RSKKA berlayar ke Aceh Tamiang) sudah dibekali dengan logistik dan, genset, dan bahan bakar tambahan,” imbuhnya.
Unair terus berkoordinasi dengan tim dokter RSKKA untuk menyalurkan bantuan medis, yang difokuskan pada pencegahan berbagai penyakit potensial pascabanjir, seperti diare, tifus, kolera, hingga hepatitis.
“Lalu leptospirosis (demam tikus) yang ditularkan oleh tikus melalui luka, demam berdarah (DBD) serta malaria dari nyamuk, ada infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan penyakit ruam kulit,” terang Prof. Hery.
Ia mengatakan bahwa RSKKA sebenarnya sedang melaksanakan misi kemanusiaan di lokasi lain. Namun, dampak bencana banjir dan longsor di Sumatera yang meluas, membuat tim dokter RSKKA memutuskan ke lokasi.
"Tim RSKKA mengirimkan dokter terlebih dahulu sebagai bentuk respons tanggap darurat. Mereka berangkat melalui jalur udara agar bisa segera memberikan pelayanan bagi warga terdampak di Sumatra," ucapnya.
Ia berharap kehadiran tim dokter Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga bisa memetakan kebutuhan warga terdampak, serta menangani trauma korban pasca bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra - Aceh. (*)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
