
Warga turut menjarah Gudang Bulog di Pondok Batu, kawasan yang jadi perbatasan Sibolga dan Tapanuli Tengah. (Instagram: @jabodetabek24info)
JawaPos.com - Aparat kepolisian menangkap 16 orang yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan di tengah situasi darurat bencana di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Berdasar informasi yang disampaikan oleh Polda Sumut, belasan orang itu melakukan penjarahan di minimarket yang tersebar di Sibolga.
Penjarahan itu sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar luas, penyebab penjarahan itu tidak lain karena Sibolga masih terisolasi pasca terdampak bencana sejak pekan lalu. Sehingga korban terdampak bencana nekat karena sudah kelaparan.
Menurut Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani, belasan orang yang ditangkap oleh instansinya berlatar belakang lintas usia. Mulai 18-27 tahun. Dia pun membeber inisial belasan orang itu. Yakni MHH (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18), dan BNH (17).
”Karena mengambil sejumlah barang, mulai dari minuman kemasan, sosis, gula, sabun, hingga makanan ringan (mereka ditangkap),” ungkap dia pada Senin (1/12).
Menurut Situ, ada beberapa minimarket di Sibolga yang menjadi sasaran penjarahan. Termasuk 3 gerai minimarket di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Suprapto, dan Jalan Sibolga-Barus. Kemudian beberapa gerai lain di Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Merpati. Tidak hanya di Sibolga, aksi serupa juga terjadi di Tapanuli Tengah.
Untuk memastikan aksi serupa tidak terulang, aparat kepolisian sudah mengambil langkah pencegahan. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan menyampaikan bahwa pihaknya sudah menambah jumlah personel untuk antisipasi dan mencegah kejadian serupa.
”Kami mengirim personel Brimob dalam rangka penebalan,” imbuhnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa dampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah Sumut sangat dahsyat. Di Tapanuli Tengah dan Sibolga, beredar informasi dan video viral yang menunjukkan masyarakat melakukan penjarahan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membenarkan informasi tersebut, bahkan tidak hanya di Tapanuli Tengah dan Sibolga, peristiwa serupa terjadi di Aceh Tamiang.
”Memang berseliweran (informasi penjarahan), bukan hanya di Aceh Tamiang tadi di Sumatera Utara tepatnya di Tapanuli Tengah saat kami mendistribusikan logistik ke Bandara Pinangsari ada sekelompok masyarakat yang berusaha merebut logistik itu,” terang Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat ditanyai oleh awak media dalam konferensi pers pada Sabtu malam (29/11).
Atas tindakan masyarakat tersebut, Suharyanto menyampaikan bahwa pihaknya meminta petugas yang mendistribusikan bantuan untuk langsung memberikan bantuan-bantuan tersebut kepada masyarakat. Menurut dia, masyarakat berusaha merebut bantuan itu dari tangan petugas. Dia yakin, tindakan itu dilakukan bukan dengan niat jahat, melainkan karena masyarakat terdampak bencana memang benar-benar butuh.
”Kami perintahkan untuk itu untuk diberikan saja, tentu saja kami yakin dan percaya bahwa masyarakat itu bukan mau niatnya jahat. Tapi, karena takut. Mungkin karena memang sudah beberapa jam atau mungkin ada yang belum makan dari beberapa hari, sehingga terkesan (melakukan penjarahan),” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
