
Banjir bandang saat menerjang perumahan cluster Lumin Park, Kototangah, Kota Padang, Kamis (27/11). (Istimewa)
JawaPos.com - Banjir bandang Kototangah di Kota Padang, Sumatera Barat, telah merenggut empat korban jiwa. Keempatnya adalah warga Lubukminturun yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan sungai.
Dikutip dari Padang Ekspres (JawaPos Group), Kamis (27/11), peristiwa banjir di Padang ini dipicu oleh hujan deras tanpa henti yang membuat Sungai Lubukminturun meluap. Ketinggian air dilaporkan sempat mencapai lebih dari 2 meter. Dengan arus deras, air cokelat pekat yang membawa material kayu dan lumpur, memporak-porandakan permukiman.
Camat Kototangah Fizlan Setiawan membenarkan informasi ini. Ia memastikan semua korban berasal dari satu lokasi.
“Iya, keempatnya warga Lubukminturun. Empat orang itu data pasti sudah ditemukan, kita masih identifikasi korban yang lain,” ujar Fizlan saat dimintai keterangan, Kamis (27/11/2025) siang.
Dampak bencana banjir bandang ini tercatat sangat luas. Hampir seluruh wilayah Kototangah terdampak, dengan sekitar 15.000 jiwa dilaporkan mengalami kerugian. Evakuasi besar-besaran segera dilakukan untuk menyelamatkan warga.
"Untuk sekarang ini, hampir 6.000 warga telah kami evakuasi ke beberapa posko yang tersebar di setiap kelurahan," jelas Fizlan.
Selain korban jiwa yang sudah teridentifikasi, Camat Kototangah juga menyebut bahwa tim gabungan masih memverifikasi keberadaan satu orang lagi, menyusul kemungkinan adanya korban tambahan.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, dan Polri masih bekerja keras di lapangan untuk pendataan, penanganan, dan penyaluran bantuan kepada para korban.
Terkait upaya antisipasi, Camat Fizlan kembali mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang bermukim di dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk segera mengambil tindakan penyelamatan diri.
"Kami himbau kepada warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar bisa evakuasi secara mandiri ke daerah aman. Jika butuh bantuan atau informasi darurat, segera hubungi aparat setempat, Pusdalops-PB, atau layanan Padang Command Center 112," tegasnya.
Pihak berwenang akan terus bekerja keras menghimpun data rinci korban dan memastikan seluruh warga Padang terdampak banjir mendapatkan bantuan dan penanganan yang cepat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
