
ILUSTRASI. Informasi sebaran titik panas di Provinsi Kaltim, dirilis BMKG Balikpapan, Ahad (25/2)
JawaPos.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul munculnya ribuan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan Selatan dan Sumatera.
Sebagai tindak lanjut atas informasi tersebut, Sonny mengaku langsung berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Kehutanan guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan.
"Begitu melihat pemberitaan hari ini, saya langsung berkomunikasi dengan Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Kehutanan, Bapak Dwi Januanto. Saya meminta agar situasi ini segera diberikan atensi penuh," kata Sonny kepada wartawan, Jumat (17/7).
Berdasarkan informasi yang diterimanya, hingga 16 Juli 2026 luas lahan yang terbakar di Kalimantan Selatan mencapai 383,07 hektare, terdiri atas 29,44 hektare lahan gambut dan 353,63 hektare lahan mineral. Sementara itu, secara nasional luas area terdampak karhutla sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai sekitar 107 ribu hektare.
Sonny menjelaskan, tidak seluruh hotspot yang terdeteksi satelit merupakan kebakaran nyata. Di Kalimantan Selatan, terdapat 34 hotspot berkategori sedang hingga tinggi yang tersebar di sembilan kabupaten/kota, dengan konsentrasi terbanyak berada di Kabupaten Tapin sebanyak 13 titik.
"Untuk fire spot atau kebakaran riil, saat ini tengah ditangani di dua lokasi lahan semi-gambut, yakni di Kabupaten Tanah Bumbu (2 Ha) dan Kota Banjarbaru (2 Ha). Syukurlah, kualitas udara masih dalam kategori sedang dan aktivitas penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor masih normal dengan jarak pandang 10 km," ungkap Sonny.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setelah menetapkan Status Siaga Karhutla sejak 6 Juli hingga 31 Oktober 2026. Berbagai upaya yang telah dijalankan antara lain Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 15 Juli, pembasahan lahan gambut melalui pembukaan pintu air, patroli terpadu, serta penempatan 180 personel Brigdalkar Manggala Agni di daerah operasi Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut.
Meski berbagai langkah mitigasi telah dilakukan, Sonny menilai kapasitas penanganan karhutla masih perlu diperkuat. Menurutnya, ancaman musim kemarau yang berkepanjangan harus diimbangi dengan kesiapan personel, peralatan, dan teknologi yang memadai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
