
Warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, berhasil menangkap buaya raksasa yang muncul di pemukiman, evakuasi dilakukan oleh BKSDA. (Riau Pos)
JawaPos.com-Provinsi Riau tengah jadi sorotan publik usai dua peristiwa besar terjadi hampir bersamaan. Warga digemparkan kemunculan buaya raksasa sepanjang 5,70 meter yang masuk ke arah permukiman di Kabupaten Indragiri Hilir. Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid yang langsung membuat publik geger.
Peristiwa pertama terjadi di Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Seekor buaya besar tiba-tiba muncul di parit kecil yang mengarah ke pemukiman warga.
Panik dan khawatir keselamatan mereka terancam, warga setempat berinisiatif menangkap predator tersebut dengan alat seadanya seperti tali besar dan bambu. Meski penuh risiko, upaya itu akhirnya berhasil.
“Benar, warga berhasil menangkap buaya yang panjangnya sekitar tujuh meter,” ujar Sekretaris Desa Sungai Undan, M. Safrizal, dikutip dari Riau Pos, Senin (3/11).
Buaya tersebut kini telah dievakuasi ke tempat aman dengan tubuh diikat kuat dan diserahkan pihak pemadam kebakaran Riau. Safrizal juga mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan.
“Kami minta warga tetap waspada, jangan sampai ada korban diserang buaya,” pesan dia.
Sementara itu, dari ibu kota provinsi datang kabar mengejutkan lainnya. KPK menggelar OTT di wilayah Riau pada Senin (3/11). Salah satu yang diamankan adalah Gubernur Riau Abdul Wahid.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. “Salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid),” ujar dia.
Dalam operasi tersebut, sekitar 10 orang turut diamankan. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya giat penindakan itu dan menyebut bahwa salah satu dari mereka merupakan penyelenggara negara.
“Benar, ada kegiatan penangkapan tangan yang dilakukan KPK di wilayah Provinsi Riau. Saat ini sekitar 10 orang diamankan,” jelas Budi.
Budi belum mengungkap detail kasus maupun identitas pihak yang terlibat karena tim masih bekerja di lapangan.
“Tim masih berprogres, nanti kami update perkembangannya,” tandas Budi.
Dua peristiwa ini, buaya raksasa yang meneror warga dan OTT Gubernur mendadak menjadikan Riau pusat perhatian nasional. Satu daerah, dua kejadian ekstrem. Antara ancaman dari alam dan guncangan dari ruang kekuasaan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
