
Bandara Dhoho Kediri. (Wahyu Adji/Radar Kediri)
JawaPos.com – Bandara Dhoho Kediri sudah dijadwalkan akan beroperasi kembali bulan depan, tepatnya pada 10 November 2025.
Untuk menunjang operasional bandara komersial pertama di Jawa Timur Bagian Selatan itu, sejumlah infrastruktur jalan di kawasan Bandara Dhoho yang rusak terus diperbaiki.
Salah satu jalan yang paling banyak digarap ada di silayah Kecamatan Banyakan. Di antaranya di Desa Jabon akses Kediri-Nganjuk yang merupakan jalan kabupaten. Kemudian desa Maron, akses Kediri-Nganjuk di jalan provinsi.
“Sebagian sudah selesai dikerjakan,” terang Camat Banyakan Hari Utomo, sebagaimana dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group).
Yang dikerjakan duluan adalah jalan di Desa Jabon karena merupakan milik Kabupaten Kediri. Perbaikan jalan sepanjang 2 km itu sudah masuk pos kegiatan rutin untuk pemeliharaan.
“Perbaikan ini rutin untuk pemeliharaan jalan, kalau ditanya support untuk bandara? ya pasti,” ujar Staf Teknis Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kediri Malik Abdul Aziz.
Dia menambahkan, akses jalan di sekitar Bandara Dhoho Kediri yang masuk kewenangan Pemkab Kediri kondisinya saat ini sudah lebih baik.
Sementara, jalan milik provinsi masih ada yang perlu perbaikan. Setelah menyelesaikan jalan di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, pekerjaan perbaikan dilanjutkan ke desa Bakalan, Kecamatan Grogol.
Saat ini, perbaikan di Desa Bakalan menjadi molor karena kena hujan. “Iya molor dua hari,” ujar Sugianto, pelaksana proyek.
Saat diguyur hujan, jalan yang baru ditambal akan kembali mengelupas. Agar tidak banyak yang mengelupas, pekerjaan dilakukan saat cuaca panas.
Jalan yang diperbaiki adalah akses jalan menuju bandara yang sudah mengelupas. Sebagian juga ada yang retak.
Penyebab utama kerusakan jalan di kawasan bandara itu adalah padatnya lalu lintas truk muatan berat.
Sebelumnya, Bandara Dhoho Kediri dipastikan bakal beroperasi kembali. Itu setelah maskapai Super Air jet membuka penerbangan di bandara tersebut mulai 10 November mendatang dengan rute Kediri–Jakarta.
“Supet Air Jet terbang perdana ke Kediri mulai 10 November 2025, menandai babak baru perjalanan udara dari jantung Jawa Timur bagian selatan,” terang Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro.
Penerbangan dari Jakarta menuju Kediri dijadwalkan berangkat 10.20 WIB dan tiba 11.50 WIB.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
