Suasana cekcok di SPBU di Banyuasin Sumsel sebelum kejadian penembakan yang menewaskan satu orang. pelaku sudah ditangkap. (Instagram)
JawaPos.com - Aparat kepolisian di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat menangkap pelaku penembakan di Jalan Palembang-Betung Kilometer 40, Desa Tanjung Agung pada Selasa lalu (21/10).
Polisi membekuk 3 orang tersangka yang terlibat cekcok dan penembakan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Berdasar keterangan resmi dari Polres Banyuasin, penembakan terjadi sore hari. Sempat melarikan diri, pelaku akhirnya ditangkap setelah insiden penembakan tersebut dilaporkan kepada polisi dengan nomor LP/B/455/X/2025/SPKT.
Menurut polisi, penembakan terjadi setelah cekcok antara korban dengan pelaku saat antre untuk mengisi bahan bakar.
Korban adalah pengemudi angkutan umum berinisial DY, sementara pelaku menggunakan Toyota Innova Reborn berwarna hitam.
Kronologi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 16.30 WIB terjadi perselisihan antara sopir taksi hijau berinisial DY dengan sopir mobil Kijang Innova Reborn hitam.
Melihat keributan tersebut, korban bernama Oberta Parjiman (meninggal dunia) yang melintas dengan sepeda motor turun dan mendekat untuk melihat.
”Situasi memanas dan berubah menjadi pengeroyokan yang melibatkan Oberta dan Dwi Yulianto melawan tiga orang dari dalam mobil Innova,” tulis Polres Banyuasin dalam keterangan tersebut.
Dalam keributan tersebut, salah seorang pelaku berinisial HS turun dari mobil dan memukul Oberta. Sempat dilerai oleh warga yang turut menyaksikan perkelahian itu, HS kembali ke dalam mobil.
Tidak lama setelahnya terdengar suara tembakan dari arah mobil tersebut. HS kemudian turun lagi dari mobilnya sambil menenteng senjata api. Saat itulah Oberta yang sudah tidak berdaya ditembak sebanyak 2 kali oleh pelaku.
”Bahkan, pelaku sempat mengancam nyawa saksi dengan mengacungkan senjata ke kepala saksi dan menarik pelatuk sebanyak 2 kali, namun senjata tidak meletus. Ketiga pelaku kemudian melarikan diri menggunakan mobil Innova,” bunyi keterangan itu.
Akibat penembakan tersebut, Oberta mengalami luka tembak pada beberapa bagian tubuh. Dia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara DY mengalami luka-luka akibat pengeroyokan. Dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Satreskrim Polres Banyuasin yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham, dan Kanit Pidum Ipda Joko Prakoso ketiga pelaku berhasil dilacak.
”Pada hari yang sama, sekitar pukul 21.30 WIB, ketiga tersangka berhasil diamankan di rumah mereka di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III, tanpa perlawanan,” ungkap keterangan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022