
Gubernur Banten Andra Soni. (Muhtamimah/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kasus penamparan siswa oleh Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria akibat ketahuan merokok di sekolah viral. Gubernur Banten Andra Soni pun bereaksi cepat dan menonaktifkan Dini pada Selasa (14/10).
Orang tua sang siswa tidak terima dengan tindakan penamparan itu dan melaporkan Dini ke polisi. 630 siswa juga mogok sekolah sebagai bentuk solidaritas pada sang siswa yang melanggar aturan.
Langkah Andra Soni menonaktifkan Dini justru memicu perdebatan publik. Penyebabnya, siswa yang ditampar itu diketahui melanggar aturan karena merokok di lingkungan sekolah.
Akhirnya, pada Rabu (15/10) lalu, Andra Soni mempertemukan kedua pihak di Kantor Pemprov Banten. Hasilnya, sang kepala sekolah dan siswa sepakat berdamai. Status Dini sebagai kepala sekolah pun dipulihkan.
Andra Soni lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, 12 Agustus 1976. Ia merupakan anak dari pasangan Zainal Abidin dan Yasni, bersuku Piliang asal Jorong Pincuran Gadang, Nagari Andaleh, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Ayahnya bekerja sebagai petani sebelum akhirnya menjadi pekerja konstruksi dan buruh di perkebunan kelapa sawit di Malaysia.
Masa kecil Andra diwarnai perjuangan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Malaysia, ia kembali ke Indonesia dan tinggal di Ciledug, Tangerang, bersama kakaknya.
Ia menempuh pendidikan SMA berkat bantuan pemilik rumah kontrakan, yang merupakan putra Menteri Dalam Negeri pertama Indonesia, Wiranatakusumah V.
Selepas SMA, Andra tak langsung kuliah. Ia bekerja sebagai kurir di perusahaan swasta. Karirnya kemudian berlanjut di PT Prastapindo Abadi Sejahtera, PT Pura Kentjana Jakarta, dan PT Air Supremasi Indonesia.
Berkat kerja keras, ia berhasil menjadi manajer sebelum akhirnya mendirikan perusahaan logistik miliknya sendiri, PT Antaran Sukses Express.
Semangat belajar Andra tidak padam meski sudah mapan secara ekonomi. Berikut riwayat pendidikannya:
Andra Soni mulai menapaki dunia politik pada 2013, saat menemani temannya mendaftar caleg Partai Gerindra. Ia justru ikut maju dan terpilih menjadi anggota DPRD Banten pada Pemilu 2014.
Dalam struktur partai, Andra sempat menjabat Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang sebelum diangkat menjadi Sekretaris DPD Gerindra Banten, mendampingi almarhum Desmond Junaidi Mahesa.
Andra kembali meraih kursi DPRD pada Pemilu 2019 dan kemudian diusulkan menjadi Ketua DPRD Banten. Ia bahkan terpilih untuk masa jabatan ketiga pada 2024, tetapi memilih mundur untuk maju di Pilkada Banten 2024.
Setelah wafatnya Desmond Junaidi Mahesa, Gerindra menunjuk Andra sebagai calon gubernur.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
